Sebagian Venue Cabor PON XXII NTB-NTT 2028 Dialihkan ke DKI Jakarta

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi

Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi

Mataram | SUMBAWAPOST.com- Sejumlah venue cabang olahraga (cabor) pada pelaksanaan PON XXII 2028 dipastikan akan dialihkan ke DKI Jakarta. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk kompromi karena tidak semua cabor memiliki venue yang tersedia di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Hal itu disampaikan Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di halaman Kantor KONI NTB, Kota Mataram, Kamis (26/2/2026). Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus, sesepuh olahraga, seluruh ketua cabor, serta para perwakilan.

Dalam kesempatan itu, Mori menyampaikan kabar bahwa pemerintah pusat dalam waktu dekat akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) penetapan NTB sebagai tuan rumah.

“Alhamdulillah pemerintah pusat insya Allah dalam waktu dekat akan mengeluarkan atau menandatangani SK NTB sebagai tuan rumah,” ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa KONI NTB harus mengambil langkah realistis terkait kesiapan venue.

“Kami KONI Provinsi NTB wajib berkompromi. Ada cabor-cabor yang memang gak bisa kita pertandingkan di NTB karena gak ada venue-nya, maka itu sebagian akan kita serahkan ke DKI Jakarta. DKI Jakarta ini sesuai kesepakatan. Jadi ini besok tuan rumahnya tetap NTB. Tapi ada pertandingan yang akan dipertahankan di DKI Jakarta. Ini kesepakatannya seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Darurat Narkoba, Aliansi Pemuda Mataram Desak Pelaksanaan Tes Urin Pejabat Pemkot Mataram

Ia juga memohon doa dan restu seluruh masyarakat NTB karena pada Jumat (27/2) pukul 13.30 WIB akan dilakukan perundingan final terkait keputusan tersebut.

“Ini juga pada kesempatan ini kami mohon doa dan restu karena besok Jumat pukul 13.30 WIB kami akan melakukan perundingan final,” katanya.

Selain persoalan venue, Mori berharap cabang olahraga yang telah diperjuangkan tetap dipertahankan, khususnya cabor prioritas (priority sports), agar tidak dihapus atau dikurangi di tengah fokus pemerintah pada cabang olahraga Olimpiade.

“Mudah-mudahan cabor-cabor yang sudah kita pertahankan, khusus cabor-cabor previlek yang dimaksud tampaknya merujuk pada cabang olahraga prioritas, itu tidak dihapus atau dicoret atau diminta dikurangi karena fokus pemerintah saat ini hanya pada cabor Olympic,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan NTB Aji Maman Geram: Proyek Dikbud Terbengkalai, Anak Bangsa Jadi Korban, Iqbal-Dinda Diminta Turun Tangan

Di momentum bulan Ramadan, ia mengajak seluruh insan olahraga NTB untuk bersama-sama berdoa agar harapan tersebut dikabulkan. “Kita berharap NTB cabor-cabor previleknya tetap dipertahankan sehingga keinginan kita untuk menjadi lima besar insya Allah bisa tercapai lewat cabor-cabor previlek yang kita pertahankan tersebut,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tahun ini NTB memiliki agenda besar pelaksanaan Porprov. Karena itu, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan olahraga dapat berjalan sukses.

“Jadi sekali lagi kita sama-sama berdoa, tahun ini kita punya agenda besar pelaksanaan Porprov yang mudah-mudahan pelaksanaan ini bisa berlangsung sukses. Sukses prestasi, sukses penyelenggaraan di tengah-tengah tentunya keterbatasan kita semua,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira
Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR
Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah
500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok
Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual
Peternak NTB Bersatu! Beef NTB Resmi Diluncurkan, Siap Buka Pasar Luas dan Wujudkan Lumbung Ternak Nasional
Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:52 WIB

Ketika Tuntutan Dan Putusan Berbeda: Pelajaran Dari Kasus Radiet/Vira

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:59 WIB

Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:46 WIB

Temuan Mengejutkan DPRemaja 4.0: Ribuan Siswa di Lombok, Semarang dan Jakarta Terpapar Iklan Rokok Dekat Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:12 WIB

500 Anak Muda Padati TIM, The Unpopular Fest 2026 Desak Negara Lindungi Generasi dari Ancaman Rokok

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:59 WIB

Beef NTB Siapkan Roadshow Hingga Desa, Bantu Peternak Buka Pasar Lebih Luas dan Tingkatkan Harga Jual

Berita Terbaru