Jangan Terlena Zaman, Wabup Nursiah Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah S.Sos., M.Si saat menghadiri Musrenbang Tematik Anak Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati, menegaskan pentingnya generasi tangguh dan berkarakter untuk kemajuan daerah.

Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah S.Sos., M.Si saat menghadiri Musrenbang Tematik Anak Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 di Ballroom Kantor Bupati, menegaskan pentingnya generasi tangguh dan berkarakter untuk kemajuan daerah.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Tengah- Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. M. Nursiah S.Sos., M.Si menegaskan bahwa anak-anak Lombok Tengah harus tumbuh menjadi generasi yang tangguh serta mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah. Ia mengingatkan generasi muda agar tidak terlena oleh perkembangan zaman yang semakin canggih hingga terjerumus pada hal-hal yang merusak masa depan. Menurutnya, kemajuan daerah sangat ditentukan oleh generasi muda yang memiliki dedikasi tinggi serta berakhlak mulia.

Hal tersebut disampaikan H. M. Nursiah saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Anak Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 yang mengusung tema ‘Anak Berkarakter Tangguh Lombok Tengah Hebat-Strong Character Children to Great Lombok Tengah’, berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Ahad (15/2/2026).

Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap anak-anak Lombok Tengah, mulai dari pendidikan, kebutuhan hidup, hingga perlindungan hak anak. Program pencegahan pernikahan dini, misalnya, ditangani oleh DP3AP2KB, sementara program lain terkait pengembangan anak dikoordinasikan oleh Bapperida.

Baca Juga :  Tak Cukup Doa, GP Ansor NTB Turun Tangan Antar Langsung Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Mataram

“Kita terus perhatikan anak-anak yang ada di Lombok Tengah ini, dalam segala bidang, sehingga tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, tidak ada lagi anak yang di usianya masih membutuhkan kasih sayang orang tuanya justru mencari nafkah untuk kebutuhan hidupnya,” ujar Wabup di hadapan Asisten I, Kepala Dikes, Kepala DP3AP2KB, dan Kepala Bapperida yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah) Lombok Tengah yang diwakili Kabid P2M, Sri Muliana Wiadiastuti S.Sos., M.Si, selaku inisiator kegiatan menjelaskan bahwa Musrenbang Tematik Anak dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Ahad, dan diikuti oleh 36 anak dari seluruh wilayah Lombok Tengah.

Kegiatan tersebut bertujuan menyerap aspirasi anak-anak Lombok Tengah sebagai bahan penyusunan program pembangunan untuk tahun 2026 dan 2027.

Baca Juga :  Ini Maksud Abah Uhel Rela Kerjasama Mendampingi Bang Zul di Pilgub NTB 2024

Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah program yang diusulkan dalam Musrenbang tahun sebelumnya kini mulai dilaksanakan pada tahun 2026 sesuai rencana dan kebutuhan yang diajukan komunitas anak-anak di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah, H. Kusriadi S.K.M., M.Kes, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Musrenbang Tematik Anak yang digelar Bapperida.

Menurutnya, forum tersebut penting untuk merekam dan memotret aspirasi anak-anak sebagai bagian dari investasi masa depan daerah.

“Melalui aspirasi anak, kita dapat jadikan referensi ke depan, lebih-lebih Lombok Tengah sebagai Kabupaten Layak Anak. Tentunya dengan aspirasi anak, kita memberikan ruang kreativitas untuk anak-anak yang ada di Loteng, dengan demikian anak-anak Loteng dapat berkifrah dengan baik untuk mewujudkan daerahnya yang hebat,” tutup H. Kusriadi.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru