SUMBAWAPOST.com | Mataram-Momentum istimewa menjelang Ramadan 1447 Hijriah ditandai dengan peresmian Masjid Al-Amir di Kompleks Al-Wildan International Islamic School 20 Mataram oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, Sabtu (14/2/2026).
Masjid yang dibangun selama delapan bulan 20 hari tersebut menjadi simbol komitmen, amanah, dan kolaborasi dalam membangun peradaban. Seluruh pembiayaan pembangunan masjid berasal dari kontribusi Haji Farid Amir sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pembinaan umat.
Dalam sambutannya, Gubernur NTB mengingatkan pentingnya menjaga komitmen dalam setiap amanah yang diemban.“Janji itu adalah utang,” pesan Gubernur Iqbal.
Peresmian Masjid Al-Amir yang dilakukan tepat menjelang bulan suci Ramadan diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi pusat ibadah, pendidikan, dakwah, serta pembinaan umat.
Masjid ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak, dan menjadi pemimpin masa depan di Nusa Tenggara Barat.
Semangat kebersamaan dan nilai kepedulian yang melandasi pembangunan masjid tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan Islam dalam membina umat menjelang Ramadan.
Sementara itu, Presiden Direktur dan Pendiri Al-Wildan International Islamic School, Abdurrahim Al-Basyir, menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga besar Haji Farid Amir atas kontribusi dalam pembangunan masjid tersebut.
“Apa yang telah dilakukan bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi membangun peradaban dan generasi,” ungkapnya.
Ia berharap setiap langkah, tenaga, pikiran, dan kontribusi yang dicurahkan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Dengan berdirinya Masjid Al-Amir, peran Al-Wildan diharapkan semakin kokoh sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, beriman, dan berakhlak mulia.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










