Ketahuan Gelapkan Rp20 Juta, Tiga Karyawan Karang Pule Akhirnya Damai, Bos Pilih Hati daripada Polisi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com,Mataram-Kepolisian Sektor Ampenan kembali menorehkan kiprah positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Pule bersama Babinsa setempat, Polsek Ampenan sukses memediasi kasus dugaan penggelapan yang dilakukan oleh tiga karyawan sebuah toko di wilayah Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, pada Sabtu (1/11/2025).

Mediasi berlangsung langsung di tempat kerja para karyawan dan turut dihadiri pemilik toko. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pemilik toko mengalami kerugian hingga Rp20 juta akibat perbuatan ketiganya.

Kapolsek Ampenan AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., menjelaskan bahwa penyelesaian kasus dilakukan atas dasar kesepakatan bersama antara pemilik dan para karyawan. Ketiganya, kata Kapolsek, menunjukkan itikad baik untuk mengganti kerugian yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Laptop Skripsi Dicuri di Kos Mataram, Pelaku Mahasiswa Asal Sumbawa Ditangkap Resmob Polresta

“Mediasi dilakukan atas permintaan kedua pihak, dan ketiga karyawan yang bersangkutan menunjukkan niat baik untuk mengganti kerugian dengan cara mencicil melalui pemotongan gaji setiap bulan. Pemilik toko juga menerima kesepakatan itu dengan lapang dada,” ujar Kapolsek.

Kesepakatan damai itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani para pihak, disaksikan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparat lingkungan setempat. Dengan demikian, persoalan dianggap tuntas tanpa perlu dilanjutkan ke jalur hukum.

AKP Ahmad Majmuk menegaskan, pendekatan seperti ini merupakan bentuk restorative justice yang terus diutamakan oleh Polsek Ampenan dalam menangani persoalan sosial di masyarakat.

Baca Juga :  Diiringi Ribuan Pendukung, Zul-Uhel Pendaftar Pertama di KPU NTB Disusul Rohmi-Firin

“Langkah mediasi ini dilakukan untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Selain itu, ini juga bagian dari upaya menciptakan dan memelihara situasi kamtibmas yang kondusif,” tegasnya.

Ia pun memberikan apresiasi kepada jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah cepat tanggap memfasilitasi penyelesaian kasus secara damai.

“Penyelesaian melalui musyawarah seperti ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa setiap persoalan bisa diselesaikan secara bijak tanpa menimbulkan keresahan,” tutup Kapolsek.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB