BPS Ungkap Tamu yang Berkunjung ke NTB Tak Betah Nginap Lama

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekowisata Bale Mangrove di Kabupaten  Lombok Timur NTB (ist)

Ekowisata Bale Mangrove di Kabupaten Lombok Timur NTB (ist)

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap fakta menarik terkait sektor pariwisata akhir 2025. Meskipun tingkat hunian hotel cukup tinggi, rata-rata lama menginap wisatawan menurun, menunjukkan banyak pengunjung hanya singgah sebentar.

Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, M.M., menjelaskan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Desember 2025 tercatat 41,98 persen, naik 0,75 poin dibanding November 2025, dan meningkat 3,56 poin dibanding Desember 2024. Hotel nonbintang memiliki TPK 26,33 persen, sedikit menurun dibanding bulan sebelumnya, tetapi tetap lebih tinggi dibanding Desember 2024.

Baca Juga :  Bunda Sinta Dorong Duta Remaja Pariwisata NTB Jadi Wajah Promosi Seni, Budaya, dan Pariwisata Daerah

“Hotel-hotel di NTB memang ramai, tapi rata-rata lama menginap tamu menurun dibanding bulan sebelumnya. Ini menjadi sinyal penting bagi pengelola dan pelaku pariwisata,” ujar Wahyudin, dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (3/2/2026).

Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang tercatat 1,80 hari, sedangkan hotel nonbintang 1,54 hari, lebih rendah dibanding November 2025, meski masih lebih tinggi dibanding Desember 2024. Jumlah tamu mencapai 123.355 orang untuk hotel bintang dan 112.828 orang untuk hotel nonbintang.

Dari sisi kunjungan, wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) tercatat 7.714 orang, naik 15,32 persen dibanding bulan sebelumnya.

Baca Juga :  Perda RPJPD 2025-2045 Disahkan, Pj Gubernur NTB Apresiasi Kinerja DPRD dan Jajaran Eksekutif

Sementara wisatawan nusantara (wisnus) justru menurun 7,37 persen, dengan total 1.338.924 orang.

“Lonjakan wisman positif, tetapi penurunan wisnus dan lama menginap yang pendek menunjukkan pariwisata NTB masih menghadapi tantangan serius, terutama dari sisi pengalaman dan kepuasan tamu,” tambah Wahyudin.

Terpisah, pihak Dinas Pariwisata NTB hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan, dan masih menunggu respons resmi dari Kepala Dinas Pariwisata NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
3.000 Orang Berebut Jadi Volunteer MotoGP Mandalika 2026, MGPA Hanya Ambil 2.500
Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Ubah Pembayaran Jasa Pelabuhan dari Manual ke Digital
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:45 WIB

KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:52 WIB

KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata

Berita Terbaru