SUMBAWAPOST.com| Mataram- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap fakta menarik terkait sektor pariwisata akhir 2025. Meskipun tingkat hunian hotel cukup tinggi, rata-rata lama menginap wisatawan menurun, menunjukkan banyak pengunjung hanya singgah sebentar.
Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, M.M., menjelaskan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Desember 2025 tercatat 41,98 persen, naik 0,75 poin dibanding November 2025, dan meningkat 3,56 poin dibanding Desember 2024. Hotel nonbintang memiliki TPK 26,33 persen, sedikit menurun dibanding bulan sebelumnya, tetapi tetap lebih tinggi dibanding Desember 2024.
“Hotel-hotel di NTB memang ramai, tapi rata-rata lama menginap tamu menurun dibanding bulan sebelumnya. Ini menjadi sinyal penting bagi pengelola dan pelaku pariwisata,” ujar Wahyudin, dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (3/2/2026).
Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang tercatat 1,80 hari, sedangkan hotel nonbintang 1,54 hari, lebih rendah dibanding November 2025, meski masih lebih tinggi dibanding Desember 2024. Jumlah tamu mencapai 123.355 orang untuk hotel bintang dan 112.828 orang untuk hotel nonbintang.
Dari sisi kunjungan, wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) tercatat 7.714 orang, naik 15,32 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara wisatawan nusantara (wisnus) justru menurun 7,37 persen, dengan total 1.338.924 orang.
“Lonjakan wisman positif, tetapi penurunan wisnus dan lama menginap yang pendek menunjukkan pariwisata NTB masih menghadapi tantangan serius, terutama dari sisi pengalaman dan kepuasan tamu,” tambah Wahyudin.
Terpisah, pihak Dinas Pariwisata NTB hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan, dan masih menunggu respons resmi dari Kepala Dinas Pariwisata NTB.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










