DPRD Lamandau Kalteng Gandeng NTB, Perkuat Sektor Peternakan Lewat Pengembangan Bibit Sapi Unggul dan Pencegahan PMK

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev., didampingi jajaran, menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, di Ruang Kerja Kadis, Selasa (3/2/2026), dalam rangka penguatan sektor peternakan dan pengembangan bibit sapi unggul serta pencegahan PMK.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev., didampingi jajaran, menerima kunjungan kerja Anggota DPRD Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, di Ruang Kerja Kadis, Selasa (3/2/2026), dalam rangka penguatan sektor peternakan dan pengembangan bibit sapi unggul serta pencegahan PMK.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhamad Riadi, S.P., M.Ec.Dev., didampingi Sekretaris Dinas beserta jajaran, menerima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, di Ruang Kerja Kepala Dinas, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan dalam rangka penguatan sektor peternakan, khususnya pengadaan dan pengembangan bibit sapi unggul guna mendukung perekonomian daerah. Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu daerah tujuan karena dikenal sebagai sentra pengembangan sapi unggul di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, DPRD Kabupaten Lamandau melakukan koordinasi dan konsultasi untuk mempelajari praktik baik pengelolaan penangkaran sapi, mekanisme pengadaan bibit berkualitas, serta sistem pengamanan ternak, termasuk pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga :  Tak Ingin Lagi Bergantung ke Jawa, Disnakkeswan NTB Target Mandiri Produksi Embrio Sapi

“Kunjungan ini dalam rangka penguatan sektor peternakan, khususnya pengadaan dan pengembangan bibit sapi unggul untuk mendukung ekonomi daerah,” demikian disampaikan dalam agenda pertemuan tersebut.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti sektor peternakan di berbagai daerah, termasuk potensi interaksi dan kerja sama dengan Provinsi NTB yang berfokus pada pengadaan bibit ternak untuk memenuhi kebutuhan daging kurban serta meningkatkan populasi sapi lokal dan sapi unggul.

Baca Juga :  Atasi Antrian Ternak, Disnakkeswan NTB Batasi Penerbitan Rekomendasi: Hanya 1.200 Ekor per Dua Hari

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhamad Riadi, menyampaikan hasil kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat ini nantinya akan diimplementasikan dalam kebijakan penguatan sektor peternakan di Kabupaten Lamandau. Termasuk di dalamnya inisiatif untuk memastikan kesehatan dan kualitas bibit sapi yang akan didatangkan ke Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.

“Melalui koordinasi lintas daerah ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam pengembangan peternakan nasional, sekaligus mendorong peningkatan populasi dan kualitas sapi unggul di berbagai wilayah Indonesia,”ungkapnya.

Berita Terkait

SiLPA NTB Anjlok 95 Persen, Belanja Modal 2027 Justru Naik Rp83 Miliar
APBD NTB 2027 Berubah Drastis, Defisit Rp111 Miliar Kini Jadi Surplus Rp162 Miliar
APBD NTB 2027 Tembus Rp6,22 Triliun, Surplus Rp162 Miliar, Ini Prioritas Iqbal
Kejati NTB Gandeng Densus 88, Radikalisme Anak Diburu dari Ruang Digital
Tim Mori Hanafi Tegaskan Perebutan Ketua KONI NTB 2026-2030 Harus Sportif, Tanpa Intervensi
16 Anak NTB Terpapar Radikalisme, Game Online dan Medsos Jadi Ancaman Baru
Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah
6 Tersangka Korupsi Masker di NTB Jadi Tahanan Kota, Ada Gelang Elektronik dan Uang Rp38 Juta
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:38 WIB

SiLPA NTB Anjlok 95 Persen, Belanja Modal 2027 Justru Naik Rp83 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:21 WIB

APBD NTB 2027 Berubah Drastis, Defisit Rp111 Miliar Kini Jadi Surplus Rp162 Miliar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

APBD NTB 2027 Tembus Rp6,22 Triliun, Surplus Rp162 Miliar, Ini Prioritas Iqbal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Kejati NTB Gandeng Densus 88, Radikalisme Anak Diburu dari Ruang Digital

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tim Mori Hanafi Tegaskan Perebutan Ketua KONI NTB 2026-2030 Harus Sportif, Tanpa Intervensi

Berita Terbaru

Kejati NTB Bersama Densus 88 dan Sejumlah Pihak Terkait Membahas Upaya Pencegahan Radikalisme Anak di Ruang Digital.

Hukum & Kriminal

Kejati NTB Gandeng Densus 88, Radikalisme Anak Diburu dari Ruang Digital

Jumat, 14 Agu 2026 - 17:10 WIB