PSOI NTB dan Dispar Kolaborasi Besarkan Senggigi Open Surfing 2025: Dorong NTB Jadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Provinsi NTB dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB

Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Provinsi NTB dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB

SUMBAWAPOST.com | Senggigi- Gelaran Senggigi Open Surfing 2025 resmi dimulai di Pantai Senggigi, Jumat (12/12/2025). Event ini menjadi panggung penting bagi kolaborasi dua lembaga kunci pariwisata olahraga di NTB, yakni Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi NTB dalam mendorong kebangkitan sport tourism daerah.

Dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur NTB, event ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan komunitas selancar untuk menjadikan NTB sebagai pusat surfing dan olahraga ekstrem di Indonesia.

Ketua Umum PSOI Provinsi NTB, Nurbaya Sari, menegaskan bahwa Senggigi Open Surfing 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan program strategis jangka panjang untuk pengembangan atlet dan promosi NTB di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini bukan hanya lomba, tetapi momentum penting untuk pembinaan atlet kita agar bisa membawa nama NTB di ajang nasional dan internasional,” tegas Nurbaya.

PSOI NTB menargetkan:

1. Pembinaan atlet selancar sejak usia muda

Baca Juga :  Ketua DPRD Dompu Muttakun Sindir Pedas Masyarakat Sipil Tukang Hujat: Datang ke Dewan, Bukan Maki di Jalan

2. Peningkatan kualitas kompetisi di NTB

3. Penguatan eksposur Senggigi dan spot-spot selancar lainnya

3. Pelaksanaan event serupa di berbagai kabupaten setiap tahun

“Kami rencanakan Senggigi Open Surfing menjadi event tahunan yang kualitasnya meningkat setiap penyelenggaraan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menegaskan bahwa Senggigi Open Surfing merupakan bukti nyata potensi besar NTB dalam industri sport tourism, khususnya olahraga air dan petualangan.

“NTB memiliki daya tarik alam yang luar biasa. Event seperti ini membawa dampak langsung bagi ekonomi daerah karena menarik wisatawan dan menggerakkan sektor pariwisata,” ujarnya.

Aulia mengungkapkan bahwa Dispar NTB tengah menginisiasi agar Senggigi Open Surfing masuk Calendar of Event NTB 2026.

“Insya Allah dalam kalender event 2026, Senggigi Open Surfing akan mendapat tempat sebagai event unggulan. Kami ingin dampaknya semakin besar,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keunggulan NTB sebagai destinasi sport tourism yakni Pantai berpasir putih dan spot selancar kelas dunia, Ombak ideal sepanjang tahun, Pantai luas mendukung paralayang dan olahraga ekstrem lainnya.

Baca Juga :  Tercepat, Terkuat, Terseksi di Lapangan – Damkar Lombok Tengah Jawara Se-NTB

“Kita punya potensi yang kuat: ombak, angin, pantai, hingga tebing untuk olahraga udara. Ini modal besar NTB,” imbuhnya.

Kerja sama PSOI dan Dispar NTB di gelaran Senggigi Open Surfing 2025 memperlihatkan komitmen bersama dalam Mendorong pertumbuhan pariwisata sport tourism, Menghidupkan kembali Senggigi sebagai destinasi unggulan, Mengembangkan atlet-atlet potensial, Menyusun event tahunan yang berkelanjutan

Event ini diharapkan menjadi magnet baru yang menarik wisatawan, membuka peluang ekonomi, serta mempromosikan Senggigi sebagai salah satu spot selancar terbaik di Indonesia.

Dengan sinergi antara PSOI NTB dan Dispar NTB, Senggigi Open Surfing 2025 menjadi lebih dari sekadar kompetisi ia adalah simbol bangkitnya sport tourism NTB menuju panggung dunia. Gelombang Senggigi kembali menggema, membawa harapan baru untuk pariwisata dan masa depan atlet selancar daerah.

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru