Kades Penujak Nobatkan Gubernur NTB Miq Iqbal sebagai ‘Raja Petani’, Oplah Bikin Panen Padi 3 Kali Setahun

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah euforia keberhasilan program Optimasi Lahan (Oplah), Kepala Desa Penujak Lalu Soeharto secara lantang menyematkan gelar ‘Raja Petani’ kepada Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Bagi warga Penujak, terutama para petani, program Oplah telah menghadirkan keajaiban yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tanam padi tiga kali setahun sebuah pencapaian yang disebut Tumben dalam sejarah oleh sang Kades.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Tengah-Sebuah apresiasi tak biasa datang dari Lalu Soeharto, Kepala Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Ia menyampaikan ucapan terima kasih  kepada Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, atas program Optimasi Lahan (Oplah) yang disebutnya mampu mengubah wajah pertanian Desa.

Baca Juga :  Rinjani Tak Boleh Rusak, Gubernur NTB Dorong Geopark Berbasis Pelestarian, Budaya, dan Pariwisata Berkualitas

Menurutnya, untuk pertama kalinya dalam sejarah warga Penujak bisa menanam padi hingga tiga kali dalam setahun sesuatu yang sebelumnya hanya menjadi harapan. Tumben dalam sejarah, tumben menanam padi tiga kali. Terima kasih bapak Gubernur,” ungkap Lalu Soeharto dalam video yang diterima media ini. Sabtu (15/11/2025).

Kades Penujak itu juga menceritakan bagaimana Gubernur NTB turun langsung ke lapangan, mengecek kondisi lahan serta kualitas hasil panen para petani.

“Dan kemarin juga bapak Gubernur langsung turun di lapangan untuk mengecek hasil dan bagaimana kualitas kuantitas padi di lahan petani,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Terlilit Utang, Pria di Lombok Utara Gantung Diri

Karena perhatian dan komitmen itu, Lalu Soeharto sampai memberikan gelar kehormatan untuk sang Gubernur.

“Makanya kemarin tak anggap Pak Gubernur diberi gelar ’Raja Petani’. Terima kasih yang setinggi-tingginya Pak Gubernur,” ucapnya.

Ia berharap Gubernur Iqbal selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin NTB, serta agar seluruh programnya berjalan lancar demi kemakmuran Masyarakat.

“Semoga Pak Gubernur tetap sehat, tetap dalam lindungan Allah SWT, dan semoga program Pak Gubernur berjalan sesuai apa yang dihajatkan oleh semua warga NTB. Terima kasih Pak Gubernur, Raja Petani Pak Gubernur,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB