Desa Sadar Pajak: Jurus NTB Bangun Budaya Taat Pajak dan Dongkrak PAD

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Kabid Perekonomian dan SDA Bappeda NTB, Iskandar Zulkarnain, S.Pt., M.Si., menjadi narasumber pada Lokakarya Konsolidasi Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2025 di Provinsi NTB. Kegiatan ini digelar oleh Bappenda NTB bersama SKALA NTB, bertempat di Hotel Aston Inn Mataram, Senin (22/9/2025).

Plt. Kepala Bappenda Provinsi NTB, Drs. H. Faturrahman, M.Si., dalam arahannya menegaskan bahwa strategi optimalisasi pendapatan daerah membutuhkan keseriusan dalam pelaksanaan maupun implementasi nyata.

“Kita harus terus memberi pelayanan yang dekat dengan masyarakat dan memudahkan akses mereka. Hal-hal ini sudah menjadi tuntutan publik, sehingga Bappenda perlu terus melakukan perubahan dari sisi sarana, prasarana, kualitas SDM, dan instrumen penunjang. Memang tidak mudah, tetapi dengan sinergi yang kuat, tujuan yang kita harapkan bisa tercapai,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Gercep Jemput Program Pemuda ke Kemenpora, Targetkan Generasi Unggul Mendunia

Sementara itu, Lead SKALA NTB, Lalu Anja Kusuma, menjelaskan bahwa lokakarya ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya.

“Hari ini merupakan tindak lanjut untuk mengoptimalkan pendapatan daerah dengan membangun praktik baik, koordinasi, dan konsolidasi antara pemerintah provinsi serta kabupaten/kota,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid PSDA Bappeda NTB, Iskandar Zulkarnain, menekankan pentingnya sinergi program dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, khususnya melalui program unggulan Desa Berdaya.

“Desa Sadar Pajak merupakan upaya membangun kesadaran bersama di tingkat desa untuk ketaatan dan kepatuhan membayar pajak sebagai suatu budaya yang menjadi norma dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Desa Sadar Pajak dilaksanakan dengan kampanye, edukasi kepada masyarakat, dan kemudahan akses layanan perpajakan dengan mengoptimalkan teknologi, informasi, dan komunikasi, memberikan sanksi dan penghargaan untuk masyarakat desa yang patuh membayar,” tegasnya.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda: Bule Datang Bukan Cari Rumah Sultan, Tapi Toilet yang Gak Bikin Trauma

Melalui lokakarya ini, pemerintah berharap kesadaran pajak tidak hanya meningkat di perkotaan, tetapi juga mengakar kuat hingga ke desa-desa sebagai basis pembangunan berkelanjutan NTB.

 

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru