Senator Mirah Menangis: Affan Kurniawan, Driver Ojol Keturunan Bima Tewas Dilindas Mobil Brimob Saat Aksi di Jakarta

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta- Kepergian almarhum Affan Kurniawan, salah satu putra terbaik keturunan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggalkan luka mendalam bagi keluarga dan sahabat. Salah satu yang merasakan duka itu adalah Senator DPD RI asal NTB, Mirah Midadan Fahmid.

Awalnya, Mirah mengetahui kabar duka tersebut melalui media sosial. Namun, naluri kemanusiaannya langsung tergerak untuk memastikan kebenarannya.

“Saat saya mendapatkan informasi mengenai almarhum Affan melalui media sosial bahwa beliau adalah keturunan Bima, saya langsung cross-check kebenarannya. Dan ternyata benar, ayah almarhum adalah dou mbojo (asli Bima). Ini adalah panggilan hati saya, ini soal kemanusiaan, lebih spesifik lagi soal keluarga saya sendiri. Ini keluarga saya, keluarga dari Bima,” ujar Senator Mirah. Minggu 31 Agustus 2025.

Baca Juga :  FORNAS VIII Resmi Dibuka di NTB: Senator Mirah Tegas, ‘Ini Bukan Sekadar Lomba, Ini Pesta Persatuan!

Meskipun situasi Jakarta saat itu belum sepenuhnya kondusif, Senator Mirah tak berpikir panjang. Ia segera menuju rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa langsung.

“Saya datang sebagai bagian dari keluarga besar Bima. Ketika keluarga kita sedang dilanda duka, saya merasa wajib untuk hadir dan menguatkan mereka,” tambahnya.

Menurut Mirah, langkahnya itu bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga besar Bima.

“Tidak ada yang lebih penting daripada mendampingi keluarga yang sedang berduka. Ini adalah bagian dari kewajiban kita sebagai sesama manusia, dan terlebih lagi sebagai bagian dari keluarga besar Bima,” tegasnya.

Menjadi orang Bima pertama yang hadir di rumah duka, Senator Mirah merasakan langsung kesedihan keluarga Affan.

Baca Juga :  Kompak! Bupati dan Wakil Bupati Dompu BBF-DJ Turun Gunung Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah di Bulan Ramadan

“Mereka adalah keluarga saya, dan tidak ada yang lebih penting bagi saya selain menunjukkan empati mendalam,” kata Senator Mirah lirih.

Tak hanya menyampaikan duka, Mirah juga berharap generasi muda NTB bisa meneladani semangat dan keteguhan hati almarhum Affan.

“Meskipun muda, semangatnya luar biasa. Ia berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan bahkan negara ini,” ungkap Mirah.

Kehadiran Senator Mirah di rumah duka menjadi simbol solidaritas dan persaudaraan masyarakat Bima. Duka ini bukan hanya milik keluarga Affan, melainkan menjadi duka bersama bagi seluruh keluarga besar Bima dan NTB.

“Keluarga Bima selalu bersatu dalam suka dan duka. Apapun kondisinya, ikatan itu akan tetap kokoh,” tutup Mirah.

 

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru