HUT RI ke-80, Gubernur NTB Turun Langsung Bawa Dokter, Sembako, dan Bibit Cabai untuk Warga Terdampak Banjir

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 10:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Perayaan kemerdekaan di NTB kali ini terasa beda. Bukan sekadar upacara atau lomba makan kerupuk, Pemerintah Provinsi NTB justru memilih turun gunung ke tengah warga, membawa bantuan nyata dan layanan kesehatan gratis.

Kamis (14/8) pagi, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memimpin langsung bhakti sosial di Lingkungan Kekalik Barat dan Kekalik Jaya, Kota Mataram. Warga yang beberapa waktu lalu dilanda banjir tak hanya mendapat sembako dan bibit cabai, tapi juga layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tenaga medis yang diboyong Pemprov.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Serahkan Donasi, Anggota DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Sisihkan Uang Pribadi untuk Bantu Pesantren

“Pasca banjir, banyak yang belum pulih. Jadi kita datang bukan hanya meramaikan HUT RI, tapi juga menguatkan semangat dan membantu meringankan beban. Kemerdekaan itu cita-cita, dan di NTB kita kejar dengan cara bikin rakyat lebih makmur, bahkan bisa mendunia,” ujar Miq Iqbal dengan senyum khasnya.

Tak hanya membagikan bantuan, Gubernur juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, apalagi yang tinggal di bantaran sungai. Ia menegaskan, pemerintah bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) sedang menggarap proyek revitalisasi untuk mencegah banjir datang lagi.

Baca Juga :  15.000 Pengunjung Serbu Lombok, Wagub NTB Umi Dinda: Budaya Pulau Sumbawa Jangan Sampai Absen di Fornas VIII 2025

“Jangan buang sampah ke sungai. Itu salah satu biang kerok banjir kemarin. Pemerintah akan tambah tempat sampah, tapi kesadaran warga tetap kunci utamanya,” tegasnya.

Suasana bhakti sosial berlangsung hangat. Warga pulang tak hanya membawa sembako dan bibit cabai, tapi juga senyum lega, dan mungkin ide baru untuk menjadikan cabai bantuan sebagai senjata dapur di musim harga melambung.

 

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB