Kapolresta Mataram Siap ‘Pasang Badan’ Kawal Beras SPHP dan Sikat Oplosan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Tak mau main-main soal pangan rakyat, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H., memastikan jajaran kepolisian di wilayahnya siap mengawal ketat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum BULOG sekaligus memberantas praktik curang seperti beras oplosan.

Komitmen ini ditegaskan Hendro usai mengikuti arahan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Rabu (13/8/2025), yang digelar serentak secara virtual melalui Command Center Polresta Mataram dan diikuti seluruh Kapolres jajaran Polda. Turut mendampingi Kapolri, jajaran pejabat utama Mabes Polri seperti Irwasum, Kabaintelkam, Dankorbrimob, hingga Asops Polri.

Dalam arahannya, Kapolri menekankan bahwa stabilitas harga dan pasokan beras di pasar bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab Polri sebagai penjaga keamanan pangan. Ia menyoroti praktik nakal yang kerap muncul, seperti pengoplosan beras, pengurangan berat bersih, hingga penggunaan ulang kemasan SPHP untuk menjual beras campuran berkualitas rendah.

Baca Juga :  DAHSYAT! Babinsa Dorotangga Serap 11 Ton Gabah, Petani Dompu Senyum Bahagia

“Siapa pun yang bermain curang, tindak tegas. Jangan biarkan rakyat dirugikan menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI,” tegas Kapolri.

Kapolri juga meminta seluruh jajarannya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara masif, mengantisipasi lonjakan harga beras, dan memastikan tidak ada distributor yang menimbun stok demi keuntungan pribadi. Bahkan, pada Kamis (14/8/2025), akan dilaksanakan kickoff penjualan beras SPHP serentak di seluruh Indonesia dengan target penyaluran yang harus dijaga ketat.

Baca Juga :  Ngomong Jujur di Forum BI, Wagub Umi Dinda Kupas Tuntas Ekonomi NTB

Menanggapi hal itu, Kapolresta Mataram memastikan pihaknya telah mengawal penyaluran beras SPHP hingga tingkat Polsek melalui GPM. Ia menegaskan belum ada tanda-tanda permainan dari distributor di wilayahnya, namun pengawasan akan terus diperketat.

“Target penyaluran akan kami maksimalkan. Kami tidak akan beri ruang bagi spekulasi yang bisa membuat harga naik atau stok langka. Masyarakat harus merasa aman,” ujarnya.

Dengan langkah ini, jajaran Polresta Mataram berharap harga beras tetap terjangkau, stok aman, dan tidak ada pihak yang memanfaatkan momen kemerdekaan untuk meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat.

 

Berita Terkait

2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat
Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba
Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?
39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien
3 Penghargaan Nasional Dibawa Pulang Wabup KLU, Ini Prestasi Lombok Utara
Musorprov KONI NTB 2026 Tanpa Calon, KONI Pusat Sarankan Ditunda, Ini Alasannya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

2.494 Warga Sumbawa Tercatat Alami Gangguan Jiwa, 1.069 di Antaranya ODGJ Berat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?

Berita Terbaru