Toko Oleh-oleh Lombok Dibanjiri Peserta FORNAS VIII NTB 2025, Pemilik Sampai Lupa Pulang!

Avatar

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha oleh-oleh. Sejak pembukaan pada Sabtu (26/7/2025), toko-toko oleh-oleh di Kota Mataram ramai diserbu peserta yang ingin memborong buah tangan khas Lombok-Sumbawa.

Salah satu yang merasakan lonjakan pembeli adalah Toko Oleh-oleh Lestari yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto Tinggar, Ampenan. Pemilik toko, Akhbar Habibie, mengaku kewalahan melayani para pembeli yang datang silih berganti setiap hari.

“Dampak FORNAS ini luar biasa. Saya sampai tidak bisa pulang ke rumah. Sudah tiga hari berturut-turut saya harus standby di toko tanpa istirahat,” ungkap Habibie dalam keterangan yang diterima media ini, Senin (28/7/2025).

Baca Juga :  Ombudsman Apresiasi Sosialisasi Renaksi Aduan Layanan Publik Pemprov NTB

Habibie menjelaskan bahwa pembeli bukan hanya datang secara individu atau kelompok kecil, melainkan ada juga rombongan besar menggunakan bus. Mereka memborong berbagai produk lokal yang dijual, mulai dari cendera mata hingga makanan khas NTB. Banyak produk UMKM lokal pun langsung ludes terjual.

Fenomena serupa juga dirasakan oleh NTB Mall, pusat penjualan oleh-oleh terbesar di Lombok yang terletak di samping Islamic Center Mataram. Kepala UPTD BP3UD NTB Mall, Lalu Afghan Muharror, S.T., M.Ak, mengungkapkan adanya lonjakan pengunjung hingga 20–30 persen per hari selama FORNAS berlangsung

Baca Juga :  Bukan MotoGP, Ini Barapan Kebo Kebanggaan ‘Tana’ Samawa, Sumer Payung Bergemuruh Sambut HUT Sumbawa ke-67

“Setiap harinya ada sekitar 20–30 peserta FORNAS yang berbelanja di NTB Mall. Produk yang mereka beli beragam, dari cinderamata, aksesori, hingga kuliner khas NTB seperti dodol nangka, dodol rumput laut, keripik aneka rasa, ayam taliwang kemasan, dan sate pusut,” jelas Afghan.

Produk dari Pulau Sumbawa juga tak ketinggalan diburu para pembeli, seperti permen susu kerbau dan minyak Sumbawa yang terkenal akan khasiatnya.

FORNAS VIII NTB 2025 masih akan berlangsung hingga 1 Agustus mendatang dengan venue yang tersebar di berbagai lokasi di Pulau Lombok. Lonjakan pengunjung diharapkan bisa terus mendongkrak perekonomian dan mempromosikan produk-produk unggulan lokal NTB.

 

Berita Terkait

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan
Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:42 WIB

Wabup Lobar Kaget! 90 Persen Dana Rp1 Miliar per Desa Hanya untuk Proyek Fisik, Stunting Terabaikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Berita Terbaru