Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

SUMBAWAPOST.com | Sumbawa-Kunjungan Delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat ke Kabupaten Sumbawa tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mendalami kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah pertambangan rakyat Kecamatan Lantung.

Mr. John McDaniel menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memperoleh pemahaman langsung terkait dinamika yang terjadi di lapangan, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi masyarakat lokal.

“Kami ingin memahami secara langsung kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah pertambangan rakyat,” ujarnya.

Delegasi Amerika Serikat juga menaruh perhatian pada isu pengelolaan sumber daya air, keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien

Sementara itu, Mr. Steven Rice selaku ahli hidrologi dari U.S. Department of Interior National Park Service menekankan pentingnya pengelolaan daerah aliran sungai dan konservasi sumber air.

“Pengelolaan daerah aliran sungai dan konservasi sumber air sangat penting untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, perangkat daerah Kabupaten Sumbawa juga memaparkan kondisi aktual pertambangan rakyat di Lantung, termasuk aspek sosial ekonomi, regulasi, pengawasan lingkungan, hingga upaya legalisasi tambang rakyat.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dukung Penuh 5 Raperda Prakarsa DPRD, dari Bale Mediasi hingga Perang Melawan Pinjol dan Judol

Berdasarkan kondisi lapangan, aktivitas pertambangan rakyat di Lantung telah berlangsung lama dan menjadi bagian dari ekonomi masyarakat setempat, meski masih menggunakan metode tradisional dan skala kecil.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan bahwa pengelolaan pertambangan rakyat harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan, keselamatan kerja, serta perlindungan lingkungan hidup.

Kedua pihak berharap dialog ini menjadi awal kerja sama dan pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik ke depan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru