Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda NTB Abul Chair memimpin rapat bersama kepala OPD terkait pembentukan Satgas Desa Berdaya untuk memperkuat pengawasan dan efektivitas program pembangunan desa.

Sekda NTB Abul Chair memimpin rapat bersama kepala OPD terkait pembentukan Satgas Desa Berdaya untuk memperkuat pengawasan dan efektivitas program pembangunan desa.

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Pemerintah Provinsi NTB resmi memperkuat implementasi Program Desa Berdaya melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Desa Berdaya yang diketuai oleh Bappeda NTB. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memastikan seluruh program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga tingkat desa.

Pembentukan Satgas Desa Berdaya menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB mempercepat pengentasan kemiskinan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus memastikan setiap intervensi pemerintah berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Satgas tersebut memiliki peran strategis mulai dari melakukan screening proposal program, monitoring pendamping desa, evaluasi kinerja, pengelolaan hotline pengaduan masyarakat, hingga penyusunan laporan berkala kepada Sekretaris Daerah Provinsi NTB.

Dalam skema penguatan Program Desa Berdaya, Bappeda NTB ditetapkan sebagai orkestrator utama yang mengoordinasikan seluruh program lintas sektor. Sementara itu, Dinas Kominfotik bertugas mengelola narasi dan komunikasi publik agar informasi program tersampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Di sisi lain, perangkat daerah teknis seperti sektor pertanian, peternakan, perikanan, koperasi, perdagangan, PUPR hingga DPMPTSP akan menjalankan peran sesuai bidang masing-masing untuk memastikan program berjalan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan Satgas bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi memastikan program mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Target kita jelas, tidak ada lagi bantuan yang berhenti pada tahap produksi. Harus ada akses pasar, pendampingan, infrastruktur, dan keberlanjutan usaha sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Sekda.

Selain memperkuat pengawasan lapangan, Pemerintah Provinsi NTB juga akan membangun Platform Digital Desa Berdaya yang memuat dashboard program, data desa, testimoni masyarakat, kisah sukses penerima manfaat, hingga kanal pengaduan publik.

Platform tersebut diharapkan menjadi instrumen transparansi sekaligus sarana monitoring yang memungkinkan masyarakat ikut mengawasi jalannya program pembangunan di Desa.

Baca Juga :  TP4K NTB: Solusi atau Beban Baru?, Koko Ruy: Evaluasi OPD Dinilai Lebih Urgen

Sekda juga menekankan pentingnya dokumentasi dampak program sebagai bukti nyata keberhasilan pemerintah di lapangan.

“Prinsipnya sederhana, yang berbicara adalah masyarakat, bukan pemerintah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Sekda turut meminta percepatan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta penguatan sistem pengawasan melalui dashboard Inspektorat NTB agar seluruh program berjalan secara akuntabel, transparan, dan terukur.

Dengan terbentuknya Satgas Desa Berdaya, Pemprov NTB berharap tidak ada lagi program yang berjalan sendiri-sendiri atau bantuan yang berhenti di tengah jalan. Seluruh perangkat daerah didorong bergerak dalam satu sistem yang terintegrasi untuk memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok desa.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru