Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda NTB Abul Chair memimpin Rapat Pimpinan bersama seluruh kepala OPD membahas percepatan Program Desa Berdaya di Gedung Sangkareang.

Sekda NTB Abul Chair memimpin Rapat Pimpinan bersama seluruh kepala OPD membahas percepatan Program Desa Berdaya di Gedung Sangkareang.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair, menegaskan bahwa Program Desa Berdaya harus menjadi mesin utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan di Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) lingkup Pemerintah Provinsi NTB yang dihadiri seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga :  Senator Cantik Ini Teriak di Senayan: ‘NTB Darurat Sampah dan Hutan Botak

Dalam arahannya, Sekda menekankan pentingnya kerja terintegrasi seluruh perangkat daerah agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga tingkat desa.

“Yang kita bangun adalah Desa Berdaya, ekonomi rakyat, kesejahteraan masyarakat, dan kepercayaan publik kepada pemerintah. Karena itu seluruh perangkat daerah harus bekerja secara cepat, terukur, terintegrasi, dan berdampak,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lagi diukur dari jumlah kegiatan atau serapan anggaran, tetapi dari dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke 74 Polairud, Polda NTB Gelar Kegiatan Sosial Donor Darah

“Ukuran keberhasilan kita bukan banyaknya kegiatan, tetapi berapa banyak keluarga yang kehidupannya berubah karena intervensi pemerintah,” ujarnya.

Sekda juga menyoroti masih adanya tantangan internal dan eksternal, mulai dari program yang belum terintegrasi hingga tingginya angka kemiskinan dan keterbatasan fiskal daerah.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB