Mori Hanafi Tancap Gas di Senayan, Komisi V DPR RI Kawal Stadion Turide Mataram Tuntas Sebelum PON NTB-NTT 2028

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Komitmen pemerintah pusat dan legislatif untuk mendukung pembangunan infrastruktur olahraga di daerah kembali ditunjukkan secara nyata. Dua tokoh sentral dari Komisi V DPR RI, Mori Hanafi dan H. Abdul Hadi, resmi menyerahkan dokumen rencana pembangunan Stadion Turide ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rapat kerja yang digelar di Gedung DPR RI, Jakarta, kamis (10/7/2025).

“Dokumen basic design-nya sudah kami serahkan langsung di ruang rapat Komisi V. Kami mendorong percepatan agar Stadion Turide bisa tuntas sebelum pelaksanaan PON 2028. Targetnya, DED (Detail Engineering Design) rampung 2026 dan pekerjaan fisiknya langsung tancap gas setelah itu,” tegas Mori Hanafi, penuh optimisme.

Baca Juga :  Mori Hanafi dan Gubernur Iqbal Sama-sama TMS, Gagal Maju Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

Stadion yang berlokasi di jantung Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga bertaraf nasional hingga internasional. Selain mendukung pembinaan atlet lokal, stadion ini juga diharapkan menjadi magnet baru bagi sport tourism di wilayah timur Indonesia.

H. Abdul Hadi menegaskan, Komisi V DPR RI akan terus mengawal proses teknis maupun anggaran agar pembangunan stadion tidak mangkrak di tengah jalan. “Ini investasi besar untuk masa depan NTB dan Indonesia Timur. Anak-anak kita butuh sarana olahraga yang representatif, dan ini bentuk komitmen kami,” ucapnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur dan Ketua Koni Optimis NTB Raih 20 Medali Emas di PON 2024

Jika sesuai skema, Stadion Turide akan menjadi salah satu venue utama PON 2028 dan simbol kemajuan infrastruktur olahraga di daerah. Dukungan dari legislatif pusat diyakini mempercepat akselerasi pembangunan, sekaligus menepis stigma bahwa proyek-proyek besar hanya fokus di Pulau Jawa.

 

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Ungkap Kondisi BUMD NTB: Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat
APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen
Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 06:30 WIB

Gubernur Iqbal Ungkap Kondisi BUMD NTB: Tidak Sehat dan Sangat Tidak Sehat

Sabtu, 5 September 2026 - 02:05 WIB

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Berita Terbaru