Ketua TP2D Dompu Maju Calon Ketua KONI, Pemuda Semprot: Jangan Rakus Jabatan, Belum Tuntas Satu, Mau Tambah Lagi? Buset!

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Suhu politik olahraga di Dompu mulai memanas jelang pemilihan Ketua KONI. Kabar bahwa Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Dompu, Asrullah, ST mencalonkan diri sebagai Ketua KONI menuai sorotan tajam dari kalangan pemuda.

Salah satu suara lantang datang dari Herdiansyah alias Uba, mantan Ketua Umum HMI Cabang Dompu, yang menilai langkah Ketua TP2D tersebut sebagai bentuk kerakusan kekuasaan dan rangkap jabatan yang tidak etis.

Sebagai mantan Ketua Umum HMI Cabang Dompu, saya memiliki kepedulian yang besar terhadap perkembangan olahraga di daerah kita.

“Saya percaya bahwa KONI Kabupaten Dompu harus dipimpin oleh seseorang yang memiliki fokus dan dedikasi penuh terhadap pengembangan olahraga, bukan seseorang yang sudah memiliki tanggung jawab besar sebagai Ketua TP2D. Yah, walaupun secara aturan sah dan tidak dilarang ketika Ketua KONI merangkap jabatan,”tegas Uba, dalam keterangan kepada media ini, Minggu (22/06).

Baca Juga :  Kasus Gugatan 105 Miliar, DPRD NTB Siap Menghadapi Upaya Banding Aktivis

Menurut Uba, publik Dompu seolah dipaksa menerima, bahwa tidak ada lagi figur lain yang layak, hingga satu orang harus memegang dua jabatan sekaligus.

“Ini terkesan seolah-olah di Dompu sudah tidak ada lagi figur atau orang, sehingga harus rangkap jabatan,” ujarnya.

“Saya juga menilai bahwa langkah ini terkesan Rakus/ serakah jabatan, dan haus kekuasaan. Mengapa seseorang yang sudah menjabat sebagai Ketua TP2D harus mengincar jabatan lain? Ini menunjukkan bahwa beliau tidak puas dengan satu jabatan saja dan ingin menguasai lebih banyak kekuasaan,”sambungnya.

Uba bahkan mempertanyakan capaian nyata Ketua TP2D selama ini, yang menurutnya belum terlihat signifikan.

“Yang TP2D itu saja belum mampu dilaksanakan dengan maksimal, sekarang ingin tambah lagi tugas. Kan konyol,” sindirnya.

Baca Juga :  Syaratnya Ini, Pj Gubernur: Indonesia Emas 2045 Akan Kita Mulai Dari NTB

Lebih jauh, Uba memperingatkan bahwa tumpang tindih jabatan bisa berdampak negatif terhadap kinerja institusi, termasuk menghambat agenda percepatan pembangunan daerah.

“Jika Ketua TP2D juga menjadi Ketua KONI, maka fokus terhadap percepatan pembangunan daerah akan terganggu,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemilihan Ketua KONI harus dilakukan secara transparan, adil, dan berdasarkan kapasitas calon, bukan berdasarkan kekuasaan atau kedekatan struktural.

“Kita harus memastikan bahwa proses pemilihan Ketua KONI Dompu dilakukan dengan adil dan transparan, serta mempertimbangkan kualifikasi dan kemampuan calon yang sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tuturnya.

Saya berharap agar kontestasi KONI dapat berjalan dengan lancar dan memilih pemimpin yang dapat membawa kemajuan bagi olahraga dan masyarakat Kabupaten Dompu.

Menyikapi hal itu, Calon Ketua KONI Dompu Asrullah belum bisa di konfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 599 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB