Siap Ledakkan Potensi Daerah, Iqbal dan Khofifah ‘Meracik’ Aliansi Emas NTB–Jatim

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Surabaya – Pertemuan hangat dan penuh semangat terjalin antara Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Keduanya bertemu dalam rangka mempererat hubungan antardaerah, terutama dalam sektor pendidikan tinggi dan perbankan syariah.

Dalam dialog yang berlangsung akrab itu, Gubernur Iqbal menyampaikan keinginannya untuk memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi. Jawa Timur dinilai sebagai provinsi yang sukses dalam membina dan mengembangkan kampus-kampus unggulan, yang bisa menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan tinggi di NTB.

Baca Juga :  Ratusan Anggota Polisi Amankan Aksi Mahasiswa 'Indonesia Gelap' Didepan Kantor DPRD NTB, Bawa 7 Tuntutan

“Kerja sama dalam bidang pendidikan tinggi ini sangat penting, terlebih dalam peningkatan kualitas SDM. Kami ingin belajar dari Jawa Timur yang sudah lebih dulu sukses dalam mengelola institusi pendidikan,” ujar Iqbal. Rabu (21/05).

Tak hanya soal pendidikan, kerja sama juga akan diarahkan pada sektor perbankan. Bank NTB Syariah, yang telah bergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB), melihat potensi besar dalam membangun sinergi dengan Bank Jatim. Salah satu langkah konkret yang dibahas adalah upaya peningkatan remitansi melalui Bank NTB Syariah.

“Potensi transaksi keuangan antarwilayah sangat besar, terutama dengan sinergi antarbank daerah. Kami ingin meningkatkan efektivitas remitansi dan layanan perbankan syariah untuk masyarakat,” jelas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Gubernur Khofifah menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antardaerah, terutama dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

Pertemuan ini menjadi penanda awal dari langkah-langkah konkret yang akan segera disusun bersama oleh kedua pemerintah provinsi. Kolaborasi NTB dan Jatim diharapkan mampu mendorong pertumbuhan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Keluarga Mengadu ke PWI NTB, Yanuar Fikri PMI Diduga Korban TPPO Segera Pulang ke NTB
35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya
15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat
Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita
NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Keluarga Mengadu ke PWI NTB, Yanuar Fikri PMI Diduga Korban TPPO Segera Pulang ke NTB

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:01 WIB

35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:51 WIB

35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat

Berita Terbaru