Awas, Gubernur NTB Siap ‘Ngintip’ Harta Karun Pemprov Lewat Sensus Ulang Aset, Sewa Asal Jadi Bakal Dibongkar

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mengumumkan rencana pemerintah provinsi untuk melakukan sensus aset dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan aset daerah berjalan lebih transparan dan efisien, khususnya dalam menentukan nilai sewa yang pantas.

“Kita akan melakukan sensus aset. Namanya sensus, ya kita sensus lagi seluruh aset kita,” tegas Iqbal usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pimpinan media dan wartawan di Pendopo Gubernur Kota Mataram. Rabu (7/5).

Baca Juga :  NQ Hamil, Oknum Polisi Polres Bima Kota Lepas Tanggung Jawab, Kasusnya Kini Ditindaklanjuti Polda NTB

Menurutnya, penilaian terhadap aset daerah perlu dilakukan agar nilai sewa yang diberlakukan kepada pihak ketiga benar-benar sesuai dan tidak asal-asalan. Salah satu cara yang tengah dipertimbangkan adalah melalui proses appraisal atau penilaian nilai aset.

“Untuk menentukan nilai sewa yang pantas, kita harus melakukan appraisal, apakah oleh pihak independen ataupun, paling tidak, penilaian dari kita sendiri. Karena kalau dari pihak ketiga, itu biayanya mahal juga,” jelasnya.

Baca Juga :  Pramuka NTB Siap ‘Go Internasional’, Gubernur Iqbal Ingatkan: Tunjukkan Disiplin dan Karakter Muslim

Iqbal menekankan bahwa sensus aset ini bukan hanya sekadar pendataan ulang, melainkan bagian dari upaya memperbaiki manajemen aset pemerintah daerah agar bisa memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah dan mencegah potensi kebocoran pendapatan daerah dari sektor penyewaan aset.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB