Setelah Susah Payah Diburu dan Ditangkap, Polresta Mataram Diam-Diam Bebaskan Bos Debt Collector Biadab PT LNI

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 1 April 2025 - 03:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Setelah melalui pengejaran panjang selama enam bulan, tim Buser Polresta Mataram akhirnya berhasil menangkap empat pelaku penganiayaan sadis terhadap seorang pria berinisial BE. Namun, publik kini dikejutkan oleh keputusan mengejutkan dari Polresta Mataram yang secara diam-diam memberikan penangguhan penahanan kepada para tersangka, termasuk bos debt collector PT. LNI, Bandi.

Kuasa hukum korban, Dr. Irpan Suriadiata, geram dan mempertanyakan keras keputusan yang dianggap janggal ini.

“Saya belum tahu pasti siapa saja yang ditangguhkan, termasuk apakah Bandi masuk dalam daftar itu. Tapi kalau benar mereka sudah bebas, ini adalah skandal besar. Para tersangka ini dulunya buron, lari dari tanggung jawab, dan akhirnya ditangkap dengan susah payah. Kok sekarang malah dilepas begitu saja? Ada apa di balik ini? Apakah ada kekuatan besar yang bermain?,” serunya dengan nada penuh emosi dalam keterangan yang diterima media ini, Selasa 1 April 2025.

Baca Juga :  Dihadiri Wagub NTB, Pengurus PWI NTB 2025-2030 Resmi Dilantik: Momentum Perkuat Jati Diri Pers dan Bidik HPN 2027

Ia juga menyoroti standar ganda dalam keputusan ini. Menurutnya, alasan bahwa para tersangka bersikap kooperatif adalah kebohongan besar.

“Sejak awal mereka tidak kooperatif. Mereka ditangkap paksa, bukan menyerahkan diri! Sementara itu, orang-orang yang dari awal patuh terhadap hukum malah tidak pernah dapat penangguhan. Ini mencederai rasa keadilan masyarakat! Polisi harus menjelaskan ini kepada publik,” tegasnya.

Korban BE dan keluarganya pun dibuat syok dengan kabar penangguhan ini. Bukran, salah satu anggota keluarga korban, mengungkapkan kekesalannya.

“Kita kaget banget. Kita sowan ke rumah mertua, tiba-tiba ditanya soal Bandi yang bebas dan bisa Lebaran sama keluarganya. Kita jadi malu, dikira sudah berdamai. Padahal, kami ingin keadilan, bukan main-main seperti ini,” ujarnya dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda Terkesan, Dukung Penuh Gerakan RUMPUN Perempuan Dompu

Kasus ini bermula saat korban BE menghadiri rapat koordinasi di Hotel Golden Palace, Mataram. Setelah rapat, ia diajak oleh seorang perempuan berinisial R untuk mencari makan bersama dua teman lainnya di Sunset Land, Jalan Lingkar Selatan, Mataram. Namun, di lokasi itulah ia justru dijebak.

Korban tiba-tiba diserang brutal oleh tersangka S dan empat orang lainnya. Dipukul, ditendang, dihajar tanpa ampun! Belum puas, mereka kemudian menculik korban dan membawanya ke kantor PT. LNI di Lombok Tengah. Di sana, korban kembali dihajar hingga tubuhnya lebam dan berdarah.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasatreskrim Polresta Mataram belum memberikan tanggapan terkait penangguhan penahanan ini. Keputusan yang dianggap mencurigakan ini pun terus menuai kecaman dari berbagai pihak. Masyarakat menuntut agar kasus ini diusut tuntas tanpa intervensi atau permainan kotor di belakang layar.

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
Berita ini 954 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Berita Terbaru