Gubernur NTB Miq Iqbal Bongkar Rahasia: Pesantren Harus Jadi Mesin Uang, Bukan Cuma Tempat Ngaji

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 20 Maret 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Santri bukan lagi sekadar mengaji. Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dengan tegas menyatakan bahwa pesantren harus bertransformasi menjadi pusat kekuatan ekonomi. Dalam Musyawarah Pimpinan Pusat IKA Al-Manshuriyah di Lombok Tengah Rabu 19 Maret 2025, ia menggemparkan hadirin dengan tantangan besar bagi alumni pesantren: Jadilah pengusaha sukses.

Dengan tema “Hidmah Alumni yang Mandiri dan Berdaya Saing”, Miq Iqbal  sapaan akrabnya menegaskan bahwa santri harus punya mental entrepreneur. Menurutnya, kewirausahaan bukan sekadar berjualan, tetapi bagaimana seseorang berkhidmat penuh dalam suatu bidang dan membawa perubahan besar.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Respons Desakan Turun Gunung: Sudah Bertemu Menpora, Tinggal Tunggu Arahan Presiden

“Entrepreneur itu bukan cuma dagang Ini soal totalitas. Bisa di bisnis, bisa di sosial, yang penting mindset mandiri,” tegasnya.

Namun, bukan hanya soal bisnis semata. Miq Iqbal mengungkap misi dahsyat di balik kemandirian ekonomi pesantren. Ia yakin bahwa jika pesantren mandiri secara ekonomi, martabatnya akan naik, dakwah makin kuat, dan masa depan Islam semakin gemilang.

Lebih dari itu, ia mengingatkan bahwa pesantren bukan pemain baru dalam sejarah Indonesia. Dari dulu, pesantren melahirkan tokoh-tokoh besar yang berjuang untuk bangsa. Kini, tantangannya berbeda: bukan hanya melahirkan ulama, tapi juga miliarder yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Baca Juga :  SEMMI NTB: Kejati Jangan Cuma Gertak Sambal Soal Dugaan Korupsi Pokir DPRD NTB 2025

“Kalau dulu santri pegang senjata untuk merdeka, sekarang santri harus pegang bisnis untuk berdaulat,” serunya penuh semangat.

Sebagai penutup, Miq Iqbal memberikan pesan tajam: “Living locally, thinking globally. Pesantren kita mungkin ada di pelosok, tapi visinya harus mendunia,”terangnya.

Berita Terkait

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB