SUMBAWAPOST.com, Dompu – Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF), membuat gebrakan mengejutkan. Dengan penuh kebanggaan, ia mengungkapkan telah memesan dan menjahit empat setel pakaian adat Muna Pa’a jauh hari sebelumnya. Langkah ini bukan sekadar simbolis, melainkan bukti nyata komitmen seorang pemimpin dalam melestarikan budaya warisan leluhur.
“Saya telah memesan 4 setel pakaian Muna Pa’a sejak lama! Ini bukan hanya pakaian, tetapi identitas dan kebanggaan kita!” ujar BBF dengan penuh semangat pada Rabu, 19 Maret 2025.
Bukan tanpa alasan, pemesanan ini dilakukan langsung kepada penjahit lokal terampil di Kabupaten Dompu, yang menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya. Muna Pa’a bukan hanya sekadar pakaian adat, tetapi lambang kejayaan dan karakter khas masyarakat Dompu.
Menariknya, Bupati Dompu juga mengajak jajaran pemerintah daerah, termasuk Wakil Bupati, untuk turut serta mengenakan Muna Pa’a dalam berbagai kesempatan resmi. Dengan begitu, Muna Pa’a bisa semakin dikenal luas, tidak hanya di Dompu, tetapi juga di kancah nasional!
“Ini adalah saatnya kita tunjukkan kepada dunia bahwa budaya Dompu itu luar biasa. Mari kita lestarikan dan banggakan Muna Pa’a,” tegas BBF.
Dengan aksi nyata ini, mampukah Muna Pa’a menjadi tren budaya yang mendunia? Yang jelas, Bupati Dompu telah memberi contoh, dan kini giliran masyarakat untuk turut serta dalam gerakan besar pelestarian budaya ini.










