HEBOH! Bibi Bandar dan Keponakan Kurir, Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Dompu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Upaya kabur ke plafon gagal total. Sebuah penggerebekan dramatis dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Dompu di Lingkungan Sawete Barat, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kamis 13 Maret 2025 malam. Yang bikin geger, pelaku ternyata bibi dan keponakan yang diduga menjalankan bisnis haram narkoba bersama.

Kasat Narkoba Iptu Muh. Sofyan Hidayat mengungkapkan bahwa penggerebekan bermula saat polisi mengejar ADR (keponakan), yang panik dan mencoba melarikan diri dengan cara memanjat plafon rumah.

“Namun, upaya nekatnya berakhir sia-sia setelah ia terjatuh dan langsung diamankan oleh tim. Saat diperiksa, ditemukan 24 klip plastik berisi sabu yang sempat dibuang ke plafon,”ungkap Kasat Narkoba. Jum’at 14 Maret 2024.

Baca Juga :  Belum Sempat Hitung Untung, 5 Pengedar Sabu Lintas Kecamatan Keburu ‘Dihitung’ di BAP Polisi Bima Kota

Penggerebekan Lanjut di Markas Bandar

Tak berhenti di situ, polisi segera mengembangkan kasus ini ke rumah AW (bibi), yang diduga bandar besar dan otak di balik peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Saat digerebek, AW berpura-pura sakit dan terbaring di tempat tidur, namun polisi tak termakan sandiwara itu,”ungkap Muh. Sofyan Hidayat.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Bank NTB Syariah Tanam Ribuan Bibit Pohon di Joben Lombok Timur

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan bungkusan sabu tersembunyi di antara dua kulkas di dapur. Meski AW mati-matian menolak mengakui barang haram itu, polisi meyakini ia adalah pengendali utama jaringan narkoba ini, “sementara ADR hanya menjadi kurir yang menjalankan perintahnya,”terangnya.

Fakta mengejutkan lainnya, rumah ADR dan AW ternyata memiliki akses rahasia yang memudahkan mereka menjalankan bisnis haram ini tanpa terdeteksi. Kini, keduanya telah diamankan di Polres Dompu untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

 

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru