Gubernur NTB Iqbal Buka ‘Beauty Contest’ Jabatan, Pejabat Pemprov Siap Adu Gaya?

Avatar

- Jurnalis

Senin, 3 Maret 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, langsung tancap gas di hari pertamanya berkantor, Senin, 3 Maret 2025. Gubernur dengan didampingi Wakil Gubernur menggelar pertemuan penting dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Tambora Hall, Kantor Gubernur NTB.

Di hadapan awak media, Iqbal membuat pernyataan mengejutkan terdapat 13 jabatan strategis di Pemprov NTB yang kosong dan segera diisi agar roda pemerintahan tetap berjalan lancar.

“Yang kosong saja ada 13. Dalam waktu dekat, kita akan segera usulkan ke DPRD terkait strukturisasi OPD. Ada struktur baru yang akan kita lihat efektivitasnya,” tegas Iqbal.

Mutasi Besar-besaran! OPD Akan Dimerger dan Diperampingkan

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa sejumlah OPD akan digabung (merger) sebagai langkah perampingan kabinet. Namun, beberapa OPD juga akan berdiri sendiri dengan struktur baru.

Baca Juga :  Wagub NTB Umi Dinda ‘Sentil’ Dewan Hakim: Ini STQH, Bukan Ajang Cari Saudara Dekat

“Supaya bisa lari cepat dan akselerasi, kita merger. Ada juga OPD yang berdiri sendiri lagi. Untuk pengisian jabatan, kita gunakan seleksi panitia seleksi (pansel),” ujar mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki ini.

Eselon III Harus Bersiap! Seleksi Ketat Lewat Beauty Contest

Tak hanya itu, Iqbal juga mengumumkan bahwa pejabat eselon III akan mengikuti seleksi terbuka melalui beauty contest. Ia menghimbau para pejabat untuk segera mempersiapkan diri.

“Untuk eselon tiga, kita persilakan ikut beauty contest. Persiapkan diri dari sekarang,” tandasnya.

Baca Juga :  Mendagri Copot Pj Gubernur NTB HL Gita Ariadi 

13 jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB saat ini masih kosong. Jabatan yang belum terisi tersebut meliputi beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya:

  • Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup
  • Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  • Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
  • Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Selain itu, kekosongan jabatan juga terjadi pada tiga posisi Wakil Direktur RSUD Provinsi NTB, serta beberapa instansi strategis lainnya, seperti:

  • Kepala Dinas Perpustakaan
  • Staf Ahli Gubernur
  • Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida)
  • Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
  • Inspektur Inspektorat
  • Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)

 

Berita Terkait

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan
DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare
Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece
Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun
Dilaporkan Soal Sebar Nomor Gubernur NTB, Rohyatil Buka Fakta di Polda: Itu Bukan Data Pribadi
Pimpinan dan Anggota DPRD NTB Menyampaikan Ucapan Selamat Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026
Satpol PP NTB ‘Berubah Haluan’ di HUT ke-76, Dari Penertiban ke Bazar Pangan Murah
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani

Selasa, 28 April 2026 - 16:00 WIB

Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Fakhruddin Rob Warning Keras: Target 20 Mei, Molor Siap Dipidanakan

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

DPR RI Mori Hanafi Turun Gunung, Soroti Bendungan Pelaparado yang Kritis dan Butuh Rp90 Miliar untuk 3.895 Hektare

Selasa, 28 April 2026 - 12:42 WIB

Wali Kota Bima ‘Ngantor’ ke Jakarta, Jemput Proyek PUPR: Kota BISA Siap Disulap Lebih Kece

Selasa, 28 April 2026 - 12:24 WIB

Stok Beras Gudang Bulog NTB Tembus 130 Ribu Ton, Aman untuk Kebutuhan hingga 2 Tahun

Berita Terbaru