Anggaran Dipangkas, Demokrasi Digas! Bawaslu NTB Siap Lawan Tantangan dengan Jurus Digital

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Keterbatasan anggaran tak menyurutkan semangat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menjaga dan memperkuat demokrasi.

Ketua Bawaslu NTB, Itratip, menegaskan bahwa era digital harus menjadi senjata utama dalam meningkatkan edukasi politik dan partisipasi masyarakat.

“Yang perlu kita siasati ke depan adalah bagaimana mengembangkan demokrasi lewat siber,” ujar Itratip, saat dihubungi media ini lewat WhatsApp, Rabu (27/02/2025).

Menurutnya, pemanfaatan ruang digital adalah solusi paling efektif untuk menyebarkan informasi dan memperkuat kesadaran politik masyarakat, terutama saat menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Dihadiri Bawaslu Kabupaten Kota, Bawaslu NTB Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengawas

Itratip juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan  penguatan demokrasi menurun.

“Efisiensi jangan jadi alasan kita tidak melakukan penguatan demokrasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aktivis HMI Cabang Mataram ini, mendorong pemanfaatan teknologi untuk pendidikan politik yang lebih luas dan tanpa biaya.

“Pemanfaatan ruang digital adalah strategi cerdas. Kita bisa melakukan pendidikan politik secara gratis dengan jangkauan luas. Tidak ada alasan untuk berdiam diri,” tambahnya.

Baca Juga :  Sebanyak 3.964.325 DPT Pilkada 2024 Resmi Ditetapkan, Bawaslu NTB Beri Catatan Terkait Hak Pilih Warga

Selain itu, Itratip juga mengajak kantor-kantor Bawaslu di seluruh NTB untuk menjadi pusat diskusi bagi pemuda dan mahasiswa, sehingga menjadi wadah bagi generasi muda dalam memperjuangkan demokrasi.

“Apalagi kita masih punya kantor dan kantor bisa dijadikan sebagai rumah pergerakan bagi pejuang dan penguatan demokrasi. Bawaslu harus memastikan negeri ini tetap negara hukum, bukan negara kesewenangan,” pesannya kepada Bawaslu Kabupaten/Kota di NTB.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru