Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Lambitu, Polres Bima Kirim Surat Panggilan Kepsek Dan Bendahara

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 17:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang merupakan bantuan dari pemerintah untuk Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lambitu Kabupaten Bima selama tiga tahun terakhir kini jadi sorotan dan diusut Polres Bima Polda NTB.

Dana Bos SMAN 1 Lambitu yang diusut tersebut berdasarkan laporan Nomor: R/LI/ 10/1/2025, tanggal 17 Januari 2025. Yang dikelola mulai dari tahun 2022 hingga 2024.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Bima menerbitkan Surat Perintah Tugas Nomor: Sp. Gas/ 95/1/RES.3.1./2025/Reskrim tanggal 18 Januari 2025.

Polisi juga telah melayangkan surat panggilan terhadap kepala sekolah dan bendahara SMAN 1 Lambitu periode 2022-2024. Rencananya, kepala sekolah dan bendahara dijadwalkan dimintai keterangan pukul 10.00 Wita, Sabtu (26/1/2025).

Baca Juga :  Gubernur NTB Laporkan Warga soal Penyebaran Nomor HP, Pengacara: Bukan Edukasi, Ini Kriminalisasi Aktivis

Dalam surat panggilan, kepala sekolah dan bendahara diminta membawa dokumen berkaitan dengan pengelolaan dana bos hingga daftar aset.

Diketahui, kepala SMAN 1 Lambitu periode 2022 Muhammad Junada. Sedang Hairunsyah menjabat sebagai kepala sekolah periode Juli 2023 sampai Oktober 2024.

Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik menjelaskan bahwa penanganan laporan dugaan korupsi dana BOS SMAN 1 Lambitu masih dalam tahap pengumpulan data dan keterangan.

Baca Juga :  Rakyat Digusur, DPRD NTB Angkat Suara! Akhdiansyah Siap Pasang Badan Lawan Ketidakadilan PSN

Malik juga membenarkan telah melayangkan surat panggilan terhadap pihak sekolah.

“Iya, kita baru klarifikasi,” ungkapnya saat dihubungi wartawan. Senin (20/1/2025) kemarin.

Informasi yang dihimpun, SMAN 1 Lambitu menerima dana BOS tahun 2022 sebesar Rp 291.600.000. Tahun 2023 sebesar Rp 249.480.000. sedangkan tahun 2024 sebesar Rp 219.450.000. sehingga total Dana Bos selama kurung waktu tiga tahun sebesar Rp.760.530.000

Terpisah, media ini berusaha menghubungi pihak Sekolah SMAN 1 Lambitu terkait persoalan tersebut hingga berita ini dinaikkan belum mendapatkan tanggapan.

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB