Pengawasan Bahan Pangan Jelang Nataru, BPOM Mataram Temukan Puluhan Produk Makanan Tanpa Izin Edar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 24 Desember 2024 - 07:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kepala Dinas Perdagangan Nusa Tenggara Barat (NTB) Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si menghadiri acara Press Relase Hasil intensifikasi pengawasan pangan olahan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) yang berlangsung di Kantor BPOM Mataram pada Selasa, 24 Desember 2024.

Menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, BPOM kembali melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan. Kegiatan tersebut dilakukan mulai tanggal 28 November 2024 sampai 2 Januari 2025, melibatkan Dinas Perdagangan dan stakeholder terkait.

Kepala BPOM Mataram, Yosef Dwi Irwan menyampaikan telah memeriksa 72 sarana pangan dengan hasil yang cukup baik. Sebanyak 64 sarana (88,89) memenuhi ketentuan, sementara 8 sarana (11, 11) ditemukan tidak memenuhi ketentuan. Temuan yang paling umum meliputi pangan tanpa izin edar (93 pieces), pangan kedaluarsa (286 pieces), dan pangan rusak (32 pieces).

Baca Juga :  Brimob Polda NTB Luncurkan Bus Sekolah Gratis, Bukti Polisi Juga Sayang Anak-anak

“Terhadap temuan pangan yang Tidak Memenuhi Ketentuan tersebut dilakukan pemusnahan oleh pemilik dengan disaksikan oleh petugas, pemilik sarana juga membuat Surat Pernyataan serta diberikan Peringatan tertulis agar melakukan perbaikan kedepannya”, ucap Yosef.

Lebih lanjut, secara keseluruhan hasil Inwas Nataru menunjukan tingkat kepatuhan yang baik dari pelaku usaha, namun demikian masih ditemukan produk kedaluarsa, rusak atau tanpa izin edar perlu menjadi kewaspadaan bersama, serta Keamanan Pangan merupakan tanggung jawab kita bersama.

Baca Juga :  Pj Gubernur NTB Dampingi KH. Ma'ruf Amin Kunjungi Ponpes Qomarul Huda

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Baiq Nelly menyampaikan Dengan kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, terus berkomitmen memastikan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 berjalan aman dan nyaman.

“Mari, kita bersama-sama berkontribusi untuk memastikan keamanan, kenyamanan bagi masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Barat selama momen perayaan,” ajaknya.

 

Berita Terkait

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Wagub NTB Umi Dinda Jajaki Investasi Wisata Buatan untuk Dongkrak Ekonomi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:20 WIB

NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB