Jabat Ketua PMI NTB, Dokter Jack Siap Kembalikan Marwah PMI NTB

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Direktur Utama (Dirut) RSUD Provinsi NTB dr HL Herman Mahaputra atau karib dipanggil Dokter Jack resmi menahkodai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) NTB periode 2021-2026 dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) PMI NTB, di Hotel Lombok Astoria, Kota Mataram, Selasa 19 November 2024.

Terpilihnya Dokter Jack, dipicu Ketua PMI sebelumnya Ridwan Hidayat mengundurkan diri, sehingga PMI Pusat menunjuk Plt Ketua PMI NTB Lalu Doddy Setiawan untuk melanjutkan roda organisasi. Selanjutnya, menggelar pelaksanaan Musprovlub tersebut.

Dokter Jack yang juga menjabat Ketua PMI Kota Mataram akhirnya terpilih secara aklamasi setelah mayoritas pengurus PMI kabupaten/kota di NTB hingga pengurus PMI Provinsi memberikan dukungannya.

Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Prof Fachmi Idris, mengatakan bahwa proses pelaksanaan Musprovlub PMI NTB harus dilakukan agar roda organisasi dapat berjalan.

Sebab, Ketum Umum PMI Pusat HM Jusuf Kalla dijadwalkan akan datang ke Provinsi NTB untuk melantik dan melakukan pengukuhan pada Ketua PMI terpilih dan kepengurusannya pada tanggal 4 Desember 2024.

“Selamat pada Pak Dokter Jack yang terpilih pada Musprovlub dan juga apresiasi khusus pada Mas Doddy yang sudah mengemban amanah menjalankan organisasi PMI NTB menjadi Plt Ketua sepeninggal Pak Ridwan Hidayat,” katanya.

Baca Juga :  DPRD NTB Tetapkan 5 Anggota Komisioner KI Periode 2026-2030, Ini Nama-namanya

Dokter Fachmi meminta pada Dokter Jack selaku Ketua PMI NTB terpilih untuk mengembalikan marwah PMI sebagai organisasi kerelawanan kemanusian terkemuka dengan fokus memperbaiki tata kelola organisasinya.

“PMI dikenal karena trustnya. Jadi, marwah organisasi harus dijaga. Ini pesan Pak Ketua Umum PMI Pusat pada Dokter Jack,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa Provinsi NTB masuk daerah ring of fire atau cincin api di Indonesia. Oleh karena itu, keberadaan relawan kemanusian yang bekerja dengan penuh sukarelawan ditengah bencana yang mengintai setiap waktu sangat dibutuhkan.

“Saya minta Pak Dokter Jack untuk terus menciptakan kader dan relawan PMI yang tangguh. Tentunya, penciptaan relawan itu harus dilakukan melalui pembinaan yang komprehensif dan berjenjang dengan sangat baik kedepannya,” jelas Prof Fachmi.

Sementara itu, Ketua PMI NTB terpilih dr HL Herman Mahaputra atau karib dipanggil Dokter Jack, menegaskan dirinya siap mengemban amanah untuk menjadi Ketua PMI dengan mempertaruhkan diri lahir dan batin untuk memajukan organisasi.

“Jika saya sudah menerima amanah ini, maka pengurus PMI NTB harus tidak boleh mencari sesuatu keuntungan di organisasi. Ini karena PMI adalah organisasi kerelawanan untuk kita dapat membantu sesamanya,” tegasnya.

Baca Juga :  Selamat! 65 Anggota DPRD Provinsi NTB 2024-2029 Resmi Dilantik, Ini Daftar dan Partainya

Dokter Jack mengaku bahwa para pengurus PMI baik provinsi hingga kabupaten/kota di NTB harus terus berkoordinasi dan saling support satu sama lainya.

Selain itu, agar tata kelola organisasi dapat berjalan dengan baik, tentunya pengelolaan keuangan dan program harus dilakukan secara transparan tanpa harus ada yang ditutup-tutupi.

“Hanya dengan transparan, maka kepercayaan pada PMI NTB akan pulih dari para stakeholder. Utamanya, PMI Pusat. Dan mari kita kompak, saling support untuk membuktikan bahwa PMI NTB akan jauh lebih baik kedepannya,” ujarnya.

Terpisah, Pj Gubernur NTB Hassanudin yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr HL Hamzi Fikri, menambahkan bahwa momentum pelaksanaan Musprovlub PMI NTB kali ini, menjadi momentum sangat penting untuk menyelaraskan organisasi dalam rangka menyukseskan tugas-tugas kemanusian bagi warga perkotaan dan desa-desa di wilayah NTB.

“Saya berharap pengurus PMI NTB mampu membuat terobosan dan inovasi dalam rangka penyusunan strategi efektif untuk mengatasi masalah kebencanaan di Provinsi NTB kedepannya,” tandas Hamzi Fikri.

Berita Terkait

DPRD ‘Bedah’ Kinerja Pemprov NTB, Iqbal Akui Tantangan Berat di Tengah Tekanan Fiskal
Desakan Seret Gubernur NTB ke Sidang Dana Siluman DPRD Dibantah Keras, Iwan Slenk: Tak Ada Dasar Hukum
Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan
Mahasiswa Turun ke ‘Dapur Pers’, Universitas 45 Mataram Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI NTB
DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD
Tolak Utang Rp70 Miliar, IMM ‘Semprot’ Pemda Dompu: Kebijakan Berisiko, Rakyat Bisa Tanggung Beban Berat
NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis
Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:21 WIB

DPRD ‘Bedah’ Kinerja Pemprov NTB, Iqbal Akui Tantangan Berat di Tengah Tekanan Fiskal

Rabu, 22 April 2026 - 16:39 WIB

Desakan Seret Gubernur NTB ke Sidang Dana Siluman DPRD Dibantah Keras, Iwan Slenk: Tak Ada Dasar Hukum

Rabu, 22 April 2026 - 15:14 WIB

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan

Rabu, 22 April 2026 - 12:26 WIB

Mahasiswa Turun ke ‘Dapur Pers’, Universitas 45 Mataram Jajaki Kolaborasi Strategis dengan PWI NTB

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD

Berita Terbaru