645 Anggota Polisi Diterjunkan, Ini Tiga Lokasi Aksi Unjuk Rasa Hari ini di Kota Mataram

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 03:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Sebanyak 654 Personel anggota Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat di terjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di tiga lokasi di Kota Mataram hari ini, Kamis 5 September 2024.

Aksi unjuk rasa di 3 (tiga) lokasi dari Gabungan Lembaga Dan Ormas Nusa Tenggara Barat yakni di Kajati NTB, aksi Hearing dari KASTA NTB di Kantor Dinas LH Provinsi NTB dan aksi unjuk rasa dari Aliansi Rakyat Melawan (ARM) NTB di Kantor DPRD NTB.

Diawali dengan Apel Kesiapan bertempat di halaman Kantor DPRD Provinsi NTB yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH.

Hadir para Kabag Polresta Mataram, Kapolsek Mataram, Kapolsek Ampenan, Kapolsek Selaparang, para perwira, Polwan Polresta Mataram, 350 Gabungan personel Polresta Mataram, 295 personel BKO Dit Samapta, Dit Reskrim, Dit Intelkam, Bid Humas Polda NTB dan Sat Brimobda NTB yang berjumlah 350 personel.

Baca Juga :  Tampar dan Intimidasi Wartawan, Selamat Oknum LSM di Lombok Tengah Dilaporkan

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Kerthiawan SH MH mengatakan bahwa kegiatan pengamanan aksi unjuk rasa pada hari sebelumnya sudah mendapatkan apresiasi dari Bapak Kapolda NTB terkait lancarnya pelaksanaan kegiatan aksi unjuk rasa yang sudah sering dilakukan.

“Ołeh karenanya kita wajib mempertahankan untuk memberikan pelayanan kepada massa aksi, kegiatan hari ini terdapat di 3 (tiga) titik pelaksanaan aksi unjuk rasa diantaranya yang bertempat di Kejaksaan Tinggi NTB, DLHK Provinsi NTB dan Kantor DPRD Provinsi NTB,”ucapnya

Baca Juga :  Sentuhan Spiritual Kapolda NTB Irjen Hadi Gunawan: Silaturahmi Ulama hingga Doa di Makam Pahlawan, Tebar Kedamaian dari Anjani ke Selong

“Kepada para perwira pengendali apabila terdapat peningkatan eskalasi massa agar segera melaporkan perkembangan situasi yang ada,”jelasnya

Lanjut Kompol Gede juga menekankan kepada personel kedepankan sikap humanis, tim negosiator dan lakukan standar operasional prosedur.

” Kemudian agar para Danton memahami peraturan dan SOP pengamanan aksi unjuk rasa, jadi diharapkan anggota yang terlibat pengamanan memahami tugas pokok fungsi masing-masing”, tegasnya

“Tidak ada massa aksi yang masuk kedalam Ring 2, jika terdapat massa aksi yang memaksa masuk maka harus segera kita amankan,” tandasnya

“Kepada masing-masing padal agar segera memberikan arahan kepada personil pelaksana pengamanan aksi unjuk rasa,” tutupnya

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru