Pilkada 2024: Ajang Memilih Pemimpin yang Bermartabat, Bukan Dijadikan Ajang Judi Pilkada

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Bima – Kapolres Bima Kota, AKBP Yudha Pranata, S.I.K., mengajak seluruh warga Bima untuk menjauhi praktik judi dalam Pilkada.

“Pemilu adalah momen penting untuk memilih pemimpin yang baik dan bermartabat, yang dapat membawa Bima, baik Kota maupun Kabupaten, menuju kemajuan dan kesejahteraan,”kata AKBP Yudha Pranata saat melakukan kunjungan kerja di Mako Polsek Rasanae Timur (Rastim), Jumat, 30 Agustus 2024

Menurutnya, Pemilu seyogyanya memilih pemimpin yang baik dan bermartabat yang membawa Bima, baik Kota maupun Kabupaten, menjadi lebih maju dan sejahtera.

Baca Juga :  Dosen UIN Mataram Salah Jurusan: Ngaku Ngajar Akhlak, Ternyata Praktikum Syahwat

“Bukan justru memilih pemimpin yang dijadikan sebagai ajang judi Pilkada. Ini sangat tidak baik,” tegas Yudha Pranata.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab dengan para camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda di wilayah hukum Polsek Rastim, Kapolres Bima Kota membahas berbagai isu terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Selain memberikan imbauan agar tidak menjadikan Pilkada sebagai ajang judi, Kapolres Bima Kota juga menekankan pentingnya sinergi dari seluruh komponen masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memastikan wilayah hukum Polsek Rastim tetap terjaga kondusifitasnya.

Baca Juga :  Curanmor di Hotel Tika Diringkus Bersama Mantan Anggota Polisi, Hasilnya untuk Beli Narkoba

Tidak hanya itu, AKBP Yudha Pranata juga menyampaikan perhatian khususnya terhadap masalah narkoba, judi, dan tindak pidana lainnya.

“Saya mengajak masyarakat untuk memberikan masukan dan menyampaikan harapan agar Polres Bima Kota terus memberikan pelayanan prima dan kepastian hukum dalam setiap peristiwa tindak pidana yang terjadi,”ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Kapolres menegaskan pentingnya menjadikan Pilkada sebagai ajang untuk memilih pemimpin dengan tetap menghargai perbedaan sebagai warna-warni demokrasi.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB