Pasar Kuliner yang Baru Diresmikan Sepi Pengunjung, Ketua DPC GMNI Lotim Angkat Bicara 

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumbawapost, Lombok Timur  – Pasar malam pancor yang buka dan diresmikan mantan Bupati Lotim 2 periode, HM Sukiman Azmy pada tahun 2023 lalu saat ini mulai sepi pengunjung.

Sepinya pengunjung ini lantas membuat banyak pedagang yang berjualan terpaksa harus gulung tikar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC GMNI Lombok Timur (Lotim), Ainun Samidah melihat keadaan pasar malam di kawasan sebelah selatan masjid Pancor sudah tidak efektif lagi.

Hal ini juga dilihat dari semakin hari kondisi pedagang atau UMKM yang ada ditempat itu semakin berkurang dan juga pengunjung semakin sepi

Ia juga mendorong, Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim segera mencari lokasi alternatif lain untuk lokasi pasar malam agar bisa menjadi sentral ekonomi kerakyatan yang paten di daerah tanpa adanya pengalihan arus lalu lintas atau penutupan jalur dan pindah angkut gerobak jualan setiap hari oleh pelaku usaha.

Baca Juga :  Hari Veteran 2025, Gubernur NTB Ubah Strategi Perang: Targetnya Kemiskinan, Kebodohan, dan Keterbelakangan

“Dan juga saya melihat perputaran ekonomi wisata kuliner di Lombok Timur sendiri sangat tinggi tapi sayangnya hanya ada di beberapa kecamatan saja,” ucap Ainun menjawab , Jumat (7/6/2024).

Lebih bagus lagi lanjutnya, jika Pemda Lotim bisa membuat kalender Event Kuliner Pasar malam dalam skema rotasi di 21 Kecamatan setiap bulannya dengan variasi menu asli desa/kecamatan.

Baca Juga :  Banjir Bandang Rendam 1.122 Rumah di Bima, Warga Naik ke Atap Selamatkan Nyawa

Dengan begitu, ia meyakini setiap titik akan sangat ramai sepanjang tahun seperti pasar malam Pancor di awal di bukanya oleh Bupati sebelumnya.

Ditempat terpisah, Masyarakat asal Desa Kabar, Supardi mengakui jika saat malam haro penutupan diareal pancor tersebut kurang efektif.

Hal ini juga sangat menggangu pengguna jalan, selain sepi pengunjung, kerap kali pasar kuliner pancor juga menambah kemacetan pada malam hari.

“Bukan orang yang berjualan atau berbelanja disana, namun justru menambah kemacetan karena banyak pemuda yang lalu lalang disekitar arena bazar,” tutupnya.

Berita Terkait

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat
Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi
Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu
PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu
Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Puluhan Wartawan se-Pulau Sumbawa Ikuti OKK PWI, Kompetensi dan Etika Jurnalistik Diperkuat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Bawaslu NTB Jadi Tamu Pertama di Kantor Baru DPW PKB saat Konsolidasi Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Bawaslu NTB Ingatkan PKB Siapkan Kepengurusan dan Kantor untuk Verifikasi Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:51 WIB

PKB NTB dan Bawaslu Gelar Konsolidasi Demokrasi, Perkuat Sinergi Pengawasan Pemilu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Polda NTB Gerebek Dugaan Penimbunan Pertalite Subsidi di Lombok Timur, 1.734 Liter Disita

Berita Terbaru