KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan KPK RI bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dalam rapat koordinasi tindak lanjut rekomendasi KPK dan penguatan tata kelola pemerintahan di Graha Bhakti Praja, Mataram, Jumat (23/10/2026).

Perwakilan KPK RI bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB dalam rapat koordinasi tindak lanjut rekomendasi KPK dan penguatan tata kelola pemerintahan di Graha Bhakti Praja, Mataram, Jumat (23/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar rapat Koordinasi perbaikan Tatakelola Pemerintahan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Tindak lanjut Rekomendasi harus diwujudkan melalui Evaluasi, Perbaikan, dan Pengawasan yang nyata.

Peringatan tersebut disampaikan Kasatgas Pencegahan Koorsup Wilayah V KPK RI, Roady Robby, dalam Rapat Koordinasi Penguatan dan Monitoring Tindak Lanjut Rekomendasi KPK terkait perbaikan tata kelola Pemerintah Daerah serta penyelamatan aset daerah di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Jumat (23/10/2026).

Roady menekankan pentingnya menjadikan forum koordinasi sebagai momentum untuk mendorong perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Kami berharap rapat-rapat koordinasi seperti ini menjadi batu loncatan bagi Bapak dan Ibu semua untuk selalu melakukan perbaikan dan pengawasan,” ujar Roady.

Baca Juga :  Banjir Bandang Landa Pulau Sumbawa, Posko Tanggap Darurat NTB Gerak Cepat Kirim Logistik

Rapat tersebut membahas tindak lanjut rekomendasi KPK tertanggal 21 September 2026, dengan fokus pada penguatan integritas perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov NTB.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, yang membuka kegiatan itu, mengapresiasi pendampingan KPK dalam mendorong pemerintahan daerah yang bersih dan berintegritas.

“Kehadiran KPK merupakan bentuk sinergi yang sangat kita butuhkan untuk memastikan roda Pemerintahan berjalan di atas rel integritas yang kokoh,” ujar Wagub.

Indah juga mengakui masih terdapat tantangan dan celah dalam tata kelola pemerintahan yang membutuhkan evaluasi bersama, kedisiplinan, serta pengawasan lebih ketat dari seluruh pimpinan perangkat daerah.

Baca Juga :  LSI Sebutkan 4 Sosok ini Potensial Bisa Menyaingi Bang Zul Di Pilgub NTB 2024

Pemprov NTB turut didorong mengoptimalkan Monitoring Center for Prevention (MCP) sebagai instrumen pencegahan korupsi.

Dalam rapat yang sama, Sekretaris Daerah NTB, Abul Chair, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah telah menyusun sejumlah rencana aksi perbaikan, mulai dari penanganan konflik kepentingan dan penguatan manajemen risiko hingga pembenahan tata kelola hibah, bantuan sosial, serta pengadaan barang dan jasa.

Agenda tersebut juga mencakup penguatan pencegahan korupsi melalui MCP dan percepatan penyelesaian temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya mengawal tindak lanjut rekomendasi KPK. Pelaksanaan rencana aksi dan pengawasan berkelanjutan menjadi aspek penting untuk memastikan agenda perbaikan tata kelola berjalan secara nyata.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Minta KONI Perhatikan Kesejahteraan Atlet Selancar
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru