Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Didepan Adalah Sekretaris Daerah NTB Abul Chair Dalam Rapat Koordinasi Bersama KPK Yang Membahas Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Penyelamatan Aset Daerah di Mataram, Jumat (23/10/2026).

Didepan Adalah Sekretaris Daerah NTB Abul Chair Dalam Rapat Koordinasi Bersama KPK Yang Membahas Penguatan Tata Kelola Pemerintahan dan Penyelamatan Aset Daerah di Mataram, Jumat (23/10/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Sekda NTB), Abul Chair, menegaskan bahwa Aset Daerah merupakan Aset Negara yang harus dijaga, dimanfaatkan sesuai peruntukan, dan dipertanggungjawabkan secara transparan.

Penegasan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penguatan dan Monitoring Tindak Lanjut Rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perbaikan Tata Kelola Pemerintahan dan Penyelamatan Aset Daerah di Gedung Graha Bhakti Praja, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Jumat (23/10/2026).

“Aset Daerah adalah Aset Negara, Bukan Milik Pribadi, Bukan Milik Golongan, dan bukan sekadar warisan Administratif Antarjabatan,” tegas Sekda.

Abul Chair menyampaikan, Pemprov NTB telah menyusun dan menetapkan sejumlah rencana aksi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Langkah tersebut mencakup penanganan Konflik Kepentingan, Penguatan Manajemen Risiko, serta Penataran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Baca Juga :  Gubernur NTB Miq Iqbal Siapkan ASN Hadapi Tsunami Teknologi

Selain itu, agenda pembenahan meliputi Tata Kelola Hibah dan Bantuan Sosial, Optimalisasi Pengadaan Barang dan Jasa, Penguatan Pencegahan Korupsi melalui Monitoring Center for Prevention (MCP), hingga Percepatan penyelesaian temuan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Rencana aksi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat transparansi, Akuntabilitas, dan Pengawasan dalam Pengelolaan Pemerintahan Daerah, termasuk aset yang menjadi tanggung jawab Pemerintah.

Rapat koordinasi itu juga menindaklanjuti rekomendasi KPK tertanggal 21 September 2026 terkait penguatan integritas dalam perencanaan, penganggaran, dan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov NTB.

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menegaskan pentingnya pembenahan birokrasi untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Mudik Gratis Gubernur NTB: Ratusan Mahasiswa dan Masyarakat Terbantu, IMBI Sampaikan Apresiasi

“Kita tidak mungkin mengembangkan sektor Pariwisata, Ekonomi Hijau, ataupun Program-program Kesejahteraan Masyarakat apabila mesin Birokrasinya tidak bersih, tidak transparan, dan tidak akuntabel. Birokrasi yang bersih adalah syarat mutlak untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatgas Pencegahan Koorsup Wilayah V KPK RI, Roady Robby, mengingatkan agar rapat koordinasi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi momentum perbaikan dan pengawasan.

Rapat tersebut turut dihadiri Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, pimpinan dan anggota Badan Anggaran serta ketua-ketua komisi DPRD NTB, Inspektur Provinsi NTB Budi Herman, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta seluruh kepala perangkat daerah lingkup Pemprov NTB.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera
KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat
Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita
Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi
PSOI NTB Optimistis Bidik Emas di PON 2028, Kejurnas Jadi Ajang Ukur Kekuatan Lawan
Atlet PSOI NTB Torehkan Prestasi di Kejurnas dan LSI Bali, Ini Daftar Nama dan Peraih Medali
Atlet PSOI NTB Bronson Meydi Borong Emas di Kejurnas dan Liga Surfing Indonesia di Bali
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Minta KONI Perhatikan Kesejahteraan Atlet Selancar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Tak Cukup Tumbuhkan Angka, Rakyat Harus Sejahtera

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Sekda NTB Tegaskan Aset Daerah Bukan Milik Pribadi, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:38 WIB

KPK Beri Peringatan ke Pemprov NTB: Saatnya Berbenah, Bukan Sekadar Rapat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Operasi Narkoba di Hiburan Malam Senggigi: 21 Orang Positif, Sabu dan 23 Butir Inex Disita

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Sumbawa Produksi 650 Ribu Ton Jagung, Limbahnya Dibidik Jadi Produk Kerajinan Bernilai Ekonomi

Berita Terbaru