65 Adegan Bejat Oknum Dosen UIN Mataram: Terkuak di Asrama Putri Mahasiswi dan Sekretariat Kampus, Berlangsung Sejak 2021

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram,– Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, pada Kamis (22/5/2025) kemarin. Sebanyak 65 adegan diperagakan dalam rekonstruksi yang berlangsung di dua lokasi berbeda di lingkungan kampus.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB, Kombes Pol. Syarif Hidayat, menyampaikan bahwa lokasi pertama berada di kamar tidur terduga pelaku, tempat diperagakan 49 adegan yang melibatkan empat korban. Sementara lokasi kedua berada di ruang sekretariat kampus, di mana 16 adegan pelecehan turut direkonstruksi.

“Total ada 65 adegan. Di kamar pelaku kami lakukan 49 adegan untuk empat korban. Sisanya di ruang sekretariat kampus sebanyak 16 adegan,” jelas Kombes Pol. Syarif Hidayat.

Baca Juga :  Darah Tumpah di Tanah Sengketa: Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, Tiga Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit

Rekonstruksi ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima pihak kepolisian pada Selasa, 20 Mei 2025. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh para korban yang datang bersama Koalisi Stop Kekerasan Seksual NTB. Dari tujuh korban yang telah teridentifikasi, tiga di antaranya telah memberikan keterangan resmi kepada penyidik.

Sebelumnya, terduga pelaku berinisial WH secara mengejutkan mendatangi Polda NTB dan memberikan keterangan secara sukarela. Ia mengaku telah melakukan pelecehan di dua lokasi dalam area kampus. Namun, pihak kepolisian tidak langsung menerima pengakuan tersebut tanpa proses verifikasi di lapangan.

Baca Juga :  Pj Gubernur: NTB Harus Jadi Barometer dan Role Model Nasional Pilkada 2024

“WH datang dan mengaku. Tapi kami tetap perlu mencocokkan dengan keterangan korban melalui interogasi dan olah TKP,” ungkap pejabat utama Polda NTB itu.

Berdasarkan hasil penyelidikan, kasus dugaan pelecehan ini telah berlangsung sejak tahun 2021 hingga 2024. Aksi bejat tersebut dilakukan pada malam hari di lingkungan asrama putri kampus. Ironisnya, beberapa korban diketahui merupakan penerima beasiswa Bidikmisi.

Modus yang digunakan pelaku adalah manipulasi psikologis dengan membangun citra sebagai sosok ayah bagi korban. Meskipun tidak terjadi persetubuhan, tindakan ini dinilai telah merusak integritas dan rasa aman di lingkungan pendidikan.

 

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru