482.664 Proyek Usaha Tercatat di NTB Hingga September 2026, Investasi Rp33,73 Triliun

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMPTSP NTB H. Irnadi Kusuma Bersama Sejumlah OPD Saat Rapat.

Kepala DPMPTSP NTB H. Irnadi Kusuma Bersama Sejumlah OPD Saat Rapat.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Aktivitas usaha di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berkembang. Berdasarkan data Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA), hingga 13 September 2026 tercatat sebanyak 482.664 proyek kegiatan usaha di NTB.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB, H. Irnadi Kusuma, S.STP., M.E., dalam Sosialisasi Pembentukan Tim Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Provinsi NTB di Hotel Lombok Raya, Senin (14/9/2026).

Irnadi menjelaskan, dari total proyek kegiatan usaha tersebut, sebanyak 279.954 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan melalui sistem OSS-RBA.

“Berdasarkan data OSS-RBA hingga 13 September 2026, tercatat 279.954 NIB telah terbit dengan total 482.664 proyek kegiatan usaha,” jelas Irnadi Kusuma, dalam keterangan yang diterima media ini. Rabu (16/6/2026).

Baca Juga :  Pansel Kecolongan, Meritokrasi Ternodai? Dewan Gerindra Desak Gubernur NTB Evaluasi Kepala DPMPTSP

Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas dunia usaha di NTB. Kondisi ini juga membutuhkan pelayanan dan pengawasan perizinan yang semakin terintegrasi agar kegiatan usaha berjalan sesuai ketentuan.

Untuk meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha, DPMPTSP NTB menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya Live Chat Konsultasi, Virtual Konsultasi, dan SIM LANTAS KWAN.

Sementara itu, Inspektur Provinsi NTB, Budi Herman, S.H., M.H., menekankan pentingnya pengawasan perizinan yang dilakukan secara terkoordinasi.

“Pengawasan perizinan yang terkoordinasi penting untuk memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang sehat, transparan, dan berintegritas,” ujar Budi Herman.

Penguatan pengawasan dilakukan melalui koordinasi antara DPMPTSP dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. Digitalisasi proses perizinan juga terus didorong, termasuk pemenuhan batas waktu verifikasi serta percepatan penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di kabupaten/kota.

Baca Juga :  Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Selain jumlah proyek kegiatan usaha, realisasi investasi NTB juga menunjukkan perkembangan. Investasi tercatat sebesar Rp39,8 triliun pada 2023, meningkat menjadi Rp54,5 triliun pada 2024, dan mencapai Rp61,10 triliun pada 2025.

Sedangkan hingga Triwulan II 2026, realisasi investasi NTB mencapai Rp33,73 triliun dan telah menyerap 10.614 tenaga kerja.

Dengan meningkatnya jumlah proyek kegiatan usaha dan investasi tersebut, pemerintah daerah mendorong agar sistem pelayanan dan pengawasan perizinan semakin efektif, transparan, dan terintegrasi untuk mendukung investasi yang berkualitas serta berkelanjutan di NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Perda Jalan Dikritik, Aji Maman DPRD NTB: Jangan Buang Anggaran, Cukup Nota Kesepakatan
Operasi Sabu di Sumbawa Ricuh, Polisi Dibacok dan Pelaku Terkena Tembakan
Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Iqbal Yakin Target APBD Perubahan 2026 Tercapai
Bansos NTB Melonjak 980 Persen, Defisit Rp369,6 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar Jadi Sorotan PKS
PAD NTB Naik Rp97,2 Miliar, Belanja Tembus Rp6,05 Triliun, PKS Pertanyakan Dasar Perhitungannya
Investasi NTB Triwulan II 2026 Tembus Rp33,73 Triliun, Serap 10.614 Tenaga Kerja
4 Anggota DPRD PDIP Tarik Diri dari Pembahasan APBD Perubahan NTB 2026, Ini Alasannya
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Sinyalkan Tantang Iqbal di Pilgub NTB
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:26 WIB

Perda Jalan Dikritik, Aji Maman DPRD NTB: Jangan Buang Anggaran, Cukup Nota Kesepakatan

Rabu, 16 September 2026 - 21:24 WIB

Operasi Sabu di Sumbawa Ricuh, Polisi Dibacok dan Pelaku Terkena Tembakan

Rabu, 16 September 2026 - 21:14 WIB

Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Iqbal Yakin Target APBD Perubahan 2026 Tercapai

Rabu, 16 September 2026 - 20:35 WIB

Bansos NTB Melonjak 980 Persen, Defisit Rp369,6 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar Jadi Sorotan PKS

Rabu, 16 September 2026 - 14:55 WIB

PAD NTB Naik Rp97,2 Miliar, Belanja Tembus Rp6,05 Triliun, PKS Pertanyakan Dasar Perhitungannya

Berita Terbaru