200 Penari Kolosal Fornas VIII NTB Dipanggil Presiden di Istana: Tampilkan Pesona Sasak, Samawa, dan Mbojo di HUT RI ke-80

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Penampilan memukau para penari kolosal yang sukses mencuri perhatian pada Opening Ceremony Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025 di Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, 26 Juli lalu, kini mendapat kehormatan tampil di Istana Negara pada peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 RI, 17 Agustus mendatang.

“Alhamdulillah, saya sangat bangga. Apa yang kita tampilkan pada Opening Ceremony Fornas kemarin diapresiasi langsung oleh Istana Negara untuk kembali tampil di perayaan HUT RI,” ujar Gubernur Iqbal di hadapan awak media, usai memimpin rapat persiapan bersama Penjabat Sekda NTB Lalu Moh. Faozal, Kadispar NTB, Kadis Pendidikan, dan Kepala Taman Budaya NTB, Jum’at 1 Agustus 2025 dalam  keterangan yang diterima media ini.

Baca Juga :  Peringatan Isra Mi'raj 1446 H, Pemprov NTB Ingatkan Taat Aturan Agama dan Negara

Tari kolosal yang dikoreografi oleh Kepala Taman Budaya NTB, Lalu Suryadi Mulawarman, S.Sn., M.M., ini akan mengusung tema kepahlawanan dan mengangkat kekayaan tiga budaya besar NTB, yakni Sasak, Samawa, dan Mbojo.

Baca Juga :  Bisnis Narkoba, Mahasiswi Asal Sumbawa Ditangkap Dihalaman Kampusnya di Mataram

Sebanyak 200 penari akan dilibatkan dalam penampilan spesial ini. Gubernur Iqbal memastikan konsep yang akan dibawakan di Istana Negara nanti akan berbeda dengan yang ditampilkan pada pembukaan Fornas VIII.

“Insyaallah kita akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tampil di Istana pada 17 Agustus nanti,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB