Wartawan Digeret ke Basement dan Ditampar Oknum LSM di Lombok Tengah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah- Dunia jurnalisme di Lombok Tengah kembali tercoreng. Seorang oknum dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) dilaporkan ke Polres Lombok Tengah karena diduga melakukan intimidasi terhadap wartawan gatrantb.com, Y. Surya Widialam, usai acara perayaan HUT Lombok Tengah di Kantor Bupati setempat, Rabu (15/10).

Insiden ini terjadi ketika Widi sapaan akrab Y. Surya Widialam tengah melaksanakan tugas peliputan. Ia tiba di Mapolres Lombok Tengah sekitar pukul 14.00 WITA untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Musnahkan 8,2 Kilogram Sabu, Polres Lombok Tengah Selamatkan 80.000 Ribu Jiwa

KBO Sat Reskrim Polres Lombok Tengah, Ipda Samsul Hakim, membenarkan adanya laporan tersebut. “Iya, iya, sudah,” kata Ipda Samsul singkat, Rabu (15/10).

Dalam keterangannya, Widi mengaku mendapat perlakuan kasar dan intimidasi oleh oknum LSM di lokasi acara. “Saya digeret menuju basement. Di sana saya dikerumuni dan diminta hapus berita. Saya juga ditampar,” ujarnya.

Berita yang dipersoalkan, lanjut Widi, adalah laporan terkait pembatalan aksi demo di PDAM Lombok Tengah beberapa waktu lalu. Oknum LSM tersebut disebut-sebut merasa dirugikan karena dianggap sebagai massa tandingan aksi. “Padahal mereka sendiri yang bilang hanya datang untuk ngopi saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Berburu Pemimpin Zakat Amanah, Tim Seleksi Resmi Buka Pendaftaran Capim BAZNAS Bima 2026-2031

Widi menuturkan, selain ancaman fisik, pelaku juga melontarkan kata-kata kotor dan menantangnya berkelahi. “Psikis saya terganggu atas peristiwa memilukan itu,” jelasnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Kebebasan pers itu sudah dijamin undang-undang. Wartawan tidak boleh diintimidasi saat menjalankan tugas,” tegasnya.

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru