Vila Mewah Rp55 Miliar Dibangun Investor Spanyol di Mandalika, DPD RI NTB Tekankan Tenaga Lokal dan UMKM Jadi Tuan Rumah

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 16:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dapil NTB Mirah Midadan Fahmid menyampaikan pandangannya terkait masuknya investor Spanyol di kawasan Mandalika, menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal, UMKM, serta pelestarian budaya dan lingkungan NTB.

Anggota DPD RI Dapil NTB Mirah Midadan Fahmid menyampaikan pandangannya terkait masuknya investor Spanyol di kawasan Mandalika, menekankan pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal, UMKM, serta pelestarian budaya dan lingkungan NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Masuknya investor asal Spanyol ke kawasan Mandalika menjadi sinyal kuat bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) kian dilirik dunia internasional. Namun, investasi besar tersebut diingatkan agar tidak sekadar menghadirkan bangunan mewah, melainkan juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal.
Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyambut positif rencana pembangunan vila senilai hampir Rp55 miliar di kawasan ITDC Mandalika. Meski demikian, ia menegaskan bahwa investasi harus tumbuh seiring dengan kesejahteraan rakyat.

“Saya menyambut baik investasi ini, tapi harus diingat, Mandalika bukan hanya soal bangunan mewah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kehadiran investor memberi manfaat langsung bagi masyarakat NTB,” tegas Mirah. Senin (19/1/2026).

Menurutnya, Mandalika harus dibangun dengan prinsip keadilan dan keberlanjutan. Tenaga kerja lokal wajib menjadi prioritas, UMKM harus dilibatkan secara aktif, serta nilai budaya dan kelestarian lingkungan tidak boleh diabaikan.

Baca Juga :  Lautan Manusia Warnai Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Umi Dinda: Al-Qur'an Benteng Generasi di Era Modern

“Investasi boleh masuk, tapi harus bernapas NTB. Investor datang, ekonomi tumbuh, dan rakyat sejahtera. Mandalika harus maju, adil, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan inklusif, Mirah Midadan Fahmid menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis agar investasi di Mandalika benar-benar berpihak pada masyarakat lokal.

Pertama, ia menekankan pentingnya penyerapan tenaga kerja lokal dengan skema alih kompetensi. ITDC dan investor diharapkan menetapkan kuota minimal tenaga kerja asal NTB di setiap fase proyek, mulai dari konstruksi hingga manajerial. Tak hanya merekrut, investor juga diminta menyediakan pelatihan, magang, dan sertifikasi agar SDM lokal naik kelas.

Kedua, Mirah mendorong pembentukan Pusat Pelatihan Pariwisata Mandalika. Menurutnya, Pemprov NTB bersama ITDC dan investor perlu menghadirkan pusat pelatihan yang fokus pada manajemen hotel, bahasa asing, digital tourism, serta pelayanan berstandar internasional, sehingga masyarakat sekitar siap bersaing di pasar global.

Baca Juga :  Memasuki Musim Kemarau, Dompu dan Lombok Timur Zona Merah Kebakaran Hutan

Ketiga, ia menegaskan perlunya integrasi UMKM lokal ke dalam rantai pasok investor. Produk kuliner khas Lombok, kriya, jasa transportasi lokal, laundry, event organizer, hingga layanan budaya harus menjadi bagian inti ekosistem pariwisata, bukan sekadar pelengkap.

Keempat, Mirah menekankan pengembangan pariwisata berbasis budaya Lombok. Investor didorong untuk mengintegrasikan identitas lokal dalam desain dan layanan vila, mulai dari seni Sasak, kuliner khas, pertunjukan budaya, hingga narasi sejarah Mandalika.

“Inilah yang akan membuat Mandalika tidak hanya mewah, tapi juga berkarakter dan bernilai. Pariwisata yang tumbuh bersama budaya akan jauh lebih berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan pendekatan tersebut, Mirah berharap Mandalika benar-benar menjadi ikon pariwisata dunia yang tidak meninggalkan masyarakat lokal, melainkan tumbuh bersama mereka.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB