Uang Asli Perusahaan Diganti Uang Mainan, Karyawan Ini Niat Kaya Malah Jadi Tahanan Polresta Mataram

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Aksi nekat seorang karyawan perusahaan ternama di Kota Mataram membuat geger. Pria berinisial IGMJ alias Galih kedapatan mengganti uang asli milik perusahaan dengan uang mainan yang disimpannya sendiri di dalam brankas kantor. Ulahnya itu menyebabkan perusahaan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kasus ini terungkap ketika kasir perusahaan menemukan adanya lembaran uang pecahan Rp1.000 di dalam brankas, sesuatu yang tak lazim terjadi sebelumnya. Rasa curiga pun muncul, hingga setelah dilakukan pemeriksaan bersama manajer, ditemukan fakta mengejutkan sebagian besar uang di dalam brankas ternyata uang mainan pecahan Rp100.000, sementara uang asli yang seharusnya mencapai ratusan juta kini hanya tersisa sekitar Rp60 juta.

Baca Juga :  Pecah Bintang! Putra NTB Lalu Muhammad Iwan Mahardan Resmi Sandang Brigjen Pol, Kini Duduki Jabatan Strategis Nasional

Merasa dirugikan, pihak perusahaan segera melapor ke Polresta Mataram. Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polresta Mataram bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit Jatanras Iptu Lalu Arfi Kusna Raharja, SH., membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku.

“Benar, kami telah mengamankan salah satu karyawan perusahaan di Mataram atas dugaan pencurian uang di dalam brankas kantor. Modusnya, pelaku menukar uang asli dengan uang mainan miliknya,” ungkap Iptu Arfi saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2025).

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan rekaman CCTV yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan pelaku di sekitar brankas. Berdasarkan bukti itu, petugas berhasil mengamankan IGMJ alias Galih tanpa perlawanan.

Baca Juga :  Tingkatkan Kompetensi Aparatur Desa, Pemprov NTB Canangkan Desa Cantik

Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Mataram. Polisi juga masih mengembangkan kasus ini untuk memastikan apakah ada pihak lain yang turut terlibat.

“Kami masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang turut membantu atau mengetahui aksi ini,” tambah Iptu Arfi.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi perusahaan agar memperketat sistem keamanan internal, terutama dalam pengelolaan keuangan dan akses brankas. Polisi pun mengimbau masyarakat serta pelaku usaha agar lebih waspada terhadap peredaran uang mainan atau uang palsu, dan memperkuat pengawasan terhadap karyawan yang memegang tanggung jawab keuangan.

 

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru