Teror Penganiayaan di Jalan Adisucipto Terungkap! 15 Pelaku Diamankan, Polisi Pastikan Bukan Geng Motor

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 00:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kasus penganiayaan brutal di Jalan Adisucipto, Mataram, yang sempat menghebohkan warga akhirnya terungkap. Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Mataram berhasil mengamankan 15 terduga pelaku pada Minggu (23/2/2025). Sebelumnya, kejadian ini ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan sempat dikaitkan dengan aksi geng motor.

Namun, Kapolresta Mataram melalui Kasat Reskrim AKP Regi Halili, S.Tr.k., S.I.K., menegaskan bahwa insiden tersebut murni penganiayaan akibat perselisihan, bukan aksi kelompok geng motor seperti yang beredar luas.

Kronologi Kejadian: Dipicu Knalpot Brong

Insiden ini bermula pada Minggu dini hari (16/2/2025) sekitar pukul 04.00 WITA. Sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di trotoar Udayana merasa terganggu oleh suara bising knalpot brong milik korban. Teguran yang diberikan justru berujung cekcok hingga berlanjut pada aksi penganiayaan di Jalan Adisucipto.

Dari hasil penyelidikan, para pelaku bukan anggota geng motor melainkan remaja yang mayoritas masih berstatus pelajar kelas XII SMA/SMK di Mataram. Mereka sering berkumpul untuk nongkrong bersama di kawasan tersebut.

Baca Juga :  20 Remaja Hampir Jadi Korban TPPO Berkedok Pekerjaan Bergaji Tinggi, SBMI NTB: KTP Mereka Sampai 'Disulap'

15 Terduga Pelaku Ditangkap, Senjata Tajam Disita

Setelah melakukan penyelidikan mendalam dan menganalisis rekaman CCTV, polisi berhasil menangkap 15 pelaku, termasuk dua orang dewasa. Mereka ditangkap di berbagai lokasi di wilayah Cakranegara.

Identitas para terduga pelaku antara lain:

RZ (17), FD (16), FM (17), AD (17), AF (19), HRS (18), SY (18), RG (17), FZ (16), VK (17), RB (18), FM (17), JP (16), SS (17), dan EG (17).

Sebagian besar berasal dari Sandubaya, Mataram, serta ada yang dari Narmada, Lombok Barat, dan Selaparang.

Dalam penggerebekan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam:

1 buah parang

4 anak panah besi

1 kapak buatan

1 katapel

1 golok

1 arit
Selain itu, pakaian yang dikenakan saat kejadian dan sepeda motor yang terekam CCTV juga telah diamankan.

Polisi: Tidak Ada Keterlibatan Geng Motor

AKP Regi Halili menegaskan bahwa isu keterlibatan geng motor dalam kejadian ini adalah hoaks. Para pelaku hanya merupakan kelompok remaja yang sedang nongkrong, bukan anggota geng yang terorganisir.

Baca Juga :  Ketua LAMDO Irwan: Muslub Ilegal, Langgar AD/ART dan Berpotensi Pecah Belah Donggo

“Kami pastikan ini bukan aksi geng motor. Para pelaku hanya berkumpul dan tersulut emosi karena suara knalpot brong korban. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi,” ujar AKP Regi.

Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Orang Tua

Mengingat mayoritas pelaku masih di bawah umur, Polresta Mataram akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta pihak keluarga. Kasus ini akan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk memastikan langkah hukum yang tepat.

Saat ini, polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini. Setiap individu yang terbukti terlibat dalam peristiwa ini akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas AKP Regi.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi serta bagi para remaja agar lebih berhati-hati dalam pergaulan. Kini, seluruh pelaku bes

 

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru