Terjadi Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Ketua PKK NTB Turun Ke Kabupaten Dompu

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Juni 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Dompu

Kabupaten Dompu Desa Ta’a Kecamatan Kempo dipilih jadi tempat roadshow lanjutan Bhakti Sosial Gerakan PKK dalam rangka HKG PKK ke-52 tahun 2024.

Penjabat (Pj) Ketua TP PKK NTB Ir. Hj. Lale Prayatni Gita Ariadi yang akrab disapa Bunda Lale menjelaskan, program bhakti sosial membawa misi menanggulangi kemiskinan ekstrim sekaligus penurunan kasus stunting yang ada di desa Ta’a.

“Kecamatan Kempo ini lokasi ketiga setelah kemarin Kota Bima dan Kabupaten Bima. Sekarang di Dompu,” tuturnya. Kamis 21 Juni 2024

Bunda Lale melanjutkan, kegiatan yang dilakukan sesuai Instruksi Presiden no. 4 tahun 2022 yang memuat upaya pengurangan dan penghapusan kemiskinan ekstrim serta penurunan kantong-kantong kemiskinan.

Baca Juga :  Ini Pendapat Ahli Soal Penyandang Disabilitas Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual di NTB

“Memang yang kami bawa sebanyak 150 paket itu mungkin tidak seberapa, tetapi kami dari Tim Penggerak PKK sudah berusaha untuk melaksanakan bansos ini. Mudah-mudahan bisa mengurangi beban sementara pengeluaran masyarakat di sini,” urainya.

Dijelaskan Bunda Lale, masyarakat penerima bantuan adalah masyarakat yang mengalami kemiskinan ekstrim diantaranya para lansia, perempuan kepala keluarga, ibu hamil dan para orang tua yang memiliki anak stunting. Terkait penurunan stunting, Bunda Lale mengapresiasi TP PKK dan Pemkab Dompu yang telah berhasil menurunkan kasus stunting hingga 22 persen.

Baca Juga :  Potong Bansos Ratusan Juta di APBD 2024, Oknum DPRD NTB Dilaporkan ke Kejati

Selain penyerahan bantuan, Bhakti Sosial Gerakan PKK melakukan pula penyuluhan tentang pembinaan karakter keluarga yang disampaikan perwakilan Pokja I TP PKK Provinsi NTB. Pokja I bertugas melakukan pembinaan karakter keluarga dengan program kegiatan utamanya Paredi atau pola asuh anak dan remaja di era digital.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pj Ketua DWP NTB Zuhaira Ibnu Salim, Ketua TP PKK Kabupaten Dompu Lili Suriyani dan jajaran serta para kader PKK Desa Ta’a dan pihak Kecamatan Kempo.

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB