Tayangkan Hasil Survei LSI Saat Debat, Dema Menduga KPU NTB Curang

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 23 November 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram mengumumkan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang jujur dan adil. Dalam konferensi pers yang digelar hari ini di kampus UIN Mataram, DEMA menyatakan akan aktif berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada guna memastikan proses demokrasi berjalan tanpa kecurangan.

Menteri Kebijakan Kampus, Daerah dan Nasional DEMA UIN Mataram, Sam Sukur Rahman, menyayangkan ditayangkannya hasil survey yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI) tanggal 14-20 oktober 2024 pada live CNN acara debat ke tiga Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTB, berlangsung tanggal 20 November 2024.

“Kami sangat menyangkan ditayangkannya hasil survey itu pada saat acara debat ke tiga, karena dapat merugikan paslon dan bisa memimbulkan ketegangan di masyarakat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB harus bertanggung jawab atas indikasi pelanggaran tersebut,” katanya hari ini.

Walaupun KPU NTB sudah menyampaikan permintaan maaf, akan tetapi soalnya harus usut lanjut.

“Badan Pengawasan Umum (BAWASLU) NTB harus mengatensi persoalan ini jangan sampai ada indikasi pelanggaran dan indikasi kecurangan lain yang dilakukan KPU NTB,” ujar Sam Sukur

Baca Juga :  KPU NTB Nggak Cuma Jago Hitung Suara, Tapi Juga Jago Nahan Nafsu-Rp19,16 Miliar Sisa Pilgub Dibalikin ke Pemprov

DEMA juga menyerukan kepada semua pihak, baik peserta Pilkada, penyelenggara, maupun masyarakat umum, untuk menjaga kondusivitas dan mengedepankan nilai-nilai demokrasi.

“Kami berharap Pilkada kali ini menjadi contoh baik bagaimana demokrasi dijalankan dengan bermartabat, tanpa kecurangan, dan manipulasi,” katanya.

Langkah DEMA UIN Mataram ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk akademisi, organisasi masyarakat, dan aktivis pemilu. Dengan partisipasi aktif mahasiswa, diharapkan Pilkada dapat berlangsung lebih transparan dan mencerminkan aspirasi masyarakat secara utuh.

Sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta maaf atas tayangan pradebat yang menampilkan sesi pemaparan hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Anggota KPU NTB Agus Hilman mengatakan pihaknya juga merasa keberatan atas tayangan CNN yang dianggap menguntungkan salah satu Paslon.

“Saya juga menyampaikan rasa keberatan pada saat acara berlangsung ke pihak CNN, tayangan pradebat murni dari pihak CNN waktu hak dan milik kita hanya 120 menit,” kata Hilman, Kamis (21/11/2024).

Baca Juga :  Polda NTB Musnahkan 2,4 Kg Sabu dan Ribuan Miras Ilegal, Kapolda Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba

Hilman mengatakan KPU tidak mengetahui jika sebelum debat pihak stasiun televisi menampilkan segmen pemaparan hasil survei.

“Tidak ada konfirmasi sebelumnya kepada kami, kami juga sudah sampaikan keberatan kami, kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua paslon,” kata Hilman.

KPU meminta kepada stasiun TV CNN untuk menghapus tayangan yang mengulas hasil survei untuk menghindari anggapan KPU tidak netral dalam Pilkada 2024.

“Di YouTube-nya kita minta untuk pradebat itu tidak perlu ditayangkan dulu, karena bisa kami KPU dianggap tidak netral,” kata Hilman.

Sementara, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTB Itratip mengatakan, masih mendalami dugaan pelanggaran atas tayangan tersebut.

“Kita masih mempelajari dulu informasi yang beredar, ada sebagian teman-teman ada di dalam lokasi tersebut,” kata Itratip.

Bawaslu mendalami indikasi-indikasi dugaan pelanggaran lainnya yang ada dalam tayangan debat.

Berita Terkait

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan
Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda
Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028
KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran
Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028
KONI Pusat Sebut NTB Gudangnya Atlet, PON 2028 Jadi Momentum Pembuktian
KONI NTB Jangan Terjebak Konflik, Mori Hanafi: PON 2028 Sudah di Depan Mata
Wagub Umi Dinda Buka Musorprov XIII KONI NTB, PON 2028 Jadi Tantangan Besar
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Bima-Dompu Bukan Anak Tiri, HMI Sentil Pemprov NTB, 574 Hari Pascabanjir Jalan Rusak Diabaikan

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Menuju PON 2028, Wagub Umi Dinda Dorong PERBASASI NTB Cetak Talenta Muda

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Dae Yandi Resmi Pimpin Perbasasi NTB, Bawa Misi Besar Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:45 WIB

KONI Pusat Ambil Alih KONI NTB, Pemilihan Diulang dari Nol dan Tak Ada Uang Pendaftaran

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Mori Hanafi Tinggalkan Legasi Besar, NTB Berhasil Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berita Terbaru