SUMBAWAPOST.com, Bima – Sebuah kisah pilu sekaligus mengharukan datang dari jalan lintas Dena-Woro, tepat di depan SMAN 1 Madapangga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). Seekor anjing liar ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan leher terlilit tali hingga luka bernanah. Sorot matanya memancarkan kesakitan, seolah memohon pertolongan dari siapa pun yang melihatnya.
Seorang warga yang pertama kali menemukan anjing tersebut tak kuasa menahan iba. Ia lantas mengunggah kisahnya di media sosial dan menawarkan hadiah Rp 500.000 bagi siapa saja yang bisa menyelamatkan anjing malang itu.
“Saya ingin melihat langsung dan memberikan obat untuk menyembuhkan lukanya. Tapi mohon, jika berhasil melepaskan talinya, jangan langsung dilepas dulu,” tulis pemilik akun Facebook Joni Syahruddin dalam unggahannya yang kini viral. Senin (3/03/2025).
Berhari-hari Berlari Mencari Pertolongan
Tiga hari sebelum unggahan tersebut viral, anjing ini sudah terlihat berlari di sepanjang jalan lintas Dena-Woro. Ia sering berhenti setiap kali melihat orang, seolah berharap ada yang mau menolongnya. Namun, tak satu pun yang benar-benar berhenti untuk melepaskannya dari penderitaan.
Hingga sore tadi, anjing tersebut kembali terlihat di jembatan penghubung Desa Bolo dan Desa Rade. Seorang saksi sempat berhenti dan mengambil gambar.
“Anjing itu diam, menatap saya dengan mata pucatnya. Saya bisa melihat sorot matanya yang memohon pertolongan. Tapi saya sedang terburu-buru dan tidak tahu bagaimana cara membantunya,” ungkapnya.
Saat saksi kembali ke lokasi yang sama, anjing tersebut sudah menghilang entah ke mana.
Misi Penyelamatan Dimulai! Pemuda-Pemuda Berhati Mulia Bergerak
Tak butuh waktu lama, unggahan tersebut menyentuh hati banyak orang. Sekelompok pemuda akhirnya berinisiatif untuk mencari dan menyelamatkan anjing malang ini.
Dalam sebuah unggahan Facebook oleh Raffi Ahmad, terlihat momen saat beberapa pemuda berusaha mendekati anjing tersebut. Anjing sempat melawan, kemungkinan karena trauma dan ketakutan, namun para pemuda dengan sigap berusaha melepaskan tali yang melilit lehernya.
Momen menegangkan itu akhirnya berbuah manis. Tali berhasil dilepas, membebaskan anjing dari penderitaan yang sudah dialaminya selama berhari-hari. Setelahnya, anjing tersebut langsung berlari ke dalam gelapnya malam, seakan merayakan kebebasannya.
“Kami hanya ingin menolong. Tidak tega melihat kondisinya seperti itu,” ujar salah satu pemuda yang ikut dalam misi penyelamatan.
Lebih dari Sekadar Hadiah, Ini Soal Kemanusiaan!
Meski hadiah Rp 500.000 dijanjikan bagi yang berhasil melepaskan tali tersebut, aksi ini bukan semata karena uang. Banyak warga yang tergerak karena rasa iba dan kepedulian terhadap sesama makhluk hidup.
“Mari kita tunjukkan bahwa masih ada kemanusiaan di dunia ini. Jangan biarkan dia mati dalam penderitaan,” tulis Joni Syahruddin.
Aksi heroik ini membuktikan bahwa kepedulian masih hidup di hati banyak orang. Anjing yang hampir kehilangan nyawanya kini bebas, dan para pemuda yang menyelamatkannya telah menunjukkan arti sesungguhnya dari belas kasih dan kemanusiaan.










