Senggigi Open Surfing 2025 PSOI NTB Satukan Peselancar Nusantara dan Mancanegara

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senggigi Open Surfing 2025 yang digelar oleh Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB menjadi magnet besar bagi komunitas selancar.

Senggigi Open Surfing 2025 yang digelar oleh Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB menjadi magnet besar bagi komunitas selancar.

SUMBAWAPOST.com | Senggigi- Ajang Senggigi Open Surfing 2025 yang digelar oleh Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) NTB menjadi magnet besar bagi komunitas selancar.

Event ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Jumat (12/12/2025).

Kegiatan ini berhasil menyatukan ratusan peselancar dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sekaligus menegaskan posisi Senggigi sebagai salah satu destinasi sport tourism unggulan di Nusa Tenggara Barat.

Pembukaan Senggigi Open Surfing 2025 turut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, aparat keamanan, asosiasi perhotelan, pelaku usaha pariwisata, serta komunitas selancar dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB menegaskan bahwa penyelenggaraan event tidak hanya bertujuan menghadirkan kompetisi, tetapi juga membangun citra destinasi pariwisata yang berkelanjutan.

“Tidak ada gunanya kita menyelenggarakan event tanpa membuat orang yang hadir mendapatkan kesan yang baik. Keramahan, kenyamanan, dan kebersihan adalah kunci,” ujarnya.

Wagub juga menekankan bahwa NTB memiliki banyak destinasi surfing kelas dunia, tidak hanya Senggigi, tetapi juga Pantai Lakey yang telah dikenal luas oleh peselancar internasional. Ia berharap kesuksesan Senggigi Open Surfing dapat menjadi contoh bagi pengembangan destinasi lain di NTB.

Baca Juga :  Izin Usaha Bikin Pelaku Teriak, DPRD NTB Siapkan ‘Senjata Hukum’ Penakluk Birokrasi

Sementara itu, Deputi Kemenparekraf RI Vinsensius Jemadu mengapresiasi NTB sebagai daerah dengan kelengkapan event yang kuat dan beragam.

“Ada paragliding, ada MotoGP, ada event lari, dan hari ini surfing. NTB adalah destinasi event yang komplet,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Kementerian Pariwisata mendorong agar event-event daerah terus ditingkatkan kelasnya menjadi event nasional hingga internasional, terutama yang memiliki identitas dan karya anak bangsa.

Dalam laporan panitia, Ketua Panitia Senggigi Open Surfing 2025, Chandra Aprinova, menyampaikan bahwa peserta datang dari berbagai wilayah seperti Senggigi, Gili, Mandalika, Sumbawa, Sumbawa Barat, Taliwang, Labuan Haji, Aceh, Mentawai, Jawa, Bali, hingga perwakilan mancanegara. Kehadiran peserta dari luar daerah tersebut menunjukkan tingginya daya tarik Senggigi di kalangan peselancar.

Chandra menegaskan bahwa Senggigi Open Surfing bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari strategi besar pengembangan sport tourism yang digaungkan Pemerintah Provinsi NTB.

Event ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, khususnya di kawasan Senggigi.

Baca Juga :  Dukung Reformasi Birokrasi, Ketua DPRD NTB Isvie Setuju Gubernur Pangkas OPD Tak Produktif

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Senggigi kembali menjadi destinasi surfing unggulan Indonesia dan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang,” ujarnya.

Senggigi Open Surfing 2025 diharapkan mampu memperkuat persaudaraan antar-peselancar dari Nusantara hingga mancanegara, sekaligus menjadi momentum kebangkitan Senggigi sebagai destinasi wisata bahari dan arena kompetisi olahraga laut yang kembali diperhitungkan di tingkat nasional dan internasional.

Ketua Umum PSOI Provinsi NTB, Nurbaya Sari, menegaskan bahwa Senggigi Open Surfing 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan program strategis jangka panjang untuk pengembangan atlet dan promosi NTB di tingkat nasional maupun internasional.

“Ini bukan hanya lomba, tetapi momentum penting untuk pembinaan atlet kita agar bisa membawa nama NTB di ajang nasional dan internasional,” tegas Nurbaya.

PSOI NTB menargetkan:

1. Pembinaan atlet selancar sejak usia muda

2. Peningkatan kualitas kompetisi di NTB

3. Penguatan eksposur Senggigi dan spot-spot selancar lainnya

4. Pelaksanaan event serupa di berbagai kabupaten setiap tahun

“Kami rencanakan Senggigi Open Surfing menjadi event tahunan yang kualitasnya meningkat setiap penyelenggaraan,” tambahnya.

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB