Pemkot Bima Gerak Cepat Lindungi Pekerja Rentan, Rp8,375 Miliar BPJS Digelontorkan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bima usai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Penyerahan Manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bima usai Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

SUMBAWAPOST.com |™ Kota Bima- Pemerintah Kota Bima terus bergerak Memperluas Perlindungan Sosial bagi Pekerja melalui Kepesertaan Program BPJS Ketenagakerjaan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar Pekerja Formal, tetapi juga Pekerja Rentan yang menghadapi berbagai Risiko dalam menjalankan Aktivitas dan Pekerjaannya.

Pada 2026, sedikitnya 2.635 Tenaga Paruh Waktu, 1.095 Imam dan Marbot Masjid, 747 Perangkat RT/RW, 806 kader Posyandu, 3.250 Petani Penerima DBH CHT, serta 750 Pekerja Renta Kota Bima telah masuk dalam Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Upaya memperkuat perlindungan tersebut kembali diwujudkan melalui penyerahan manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada tujuh ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Bima.

Penyerahan manfaat dilakukan langsung oleh Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima usai Upacara Detik-detik HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tingkat Kota Bima di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin, (17/8/2026).

“Masing-masing ahli waris menerima manfaat Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta. Dengan demikian, total manfaat yang diterima tujuh Ahli Waris tersebut mencapai Rp294 juta,”ungkap Wali Kota Bima H. Man.

Baca Juga :  Menteri Lingkungan Hidup Beri Perhatian Khusus untuk NTB, Kunjungan Dijadwalkan Juli 2026

Tujuh penerima manfaat merupakan Ahli Waris peserta dengan latar belakang Pekerjaan yang beragam, mulai dari Tenaga Paruh Waktu Kota Bima, Imam dan Marbot Masjid, Perangkat RT/RW, hingga Petani Penerima DBH CHT.

Penerima manfaat tersebut antara lain ahli waris dari Sri Mulyati dan ST Halimah yang merupakan tenaga paruh waktu Kota Bima.

Selanjutnya, ahli waris dari M Saleh, Dedi Setiadi, dan Abakar yang berprofesi sebagai imam marbot masjid Kota Bima, ahli waris dari Yusuf yang merupakan perangkat RT/RW Kota Bima, serta ahli waris dari ST Ijo, petani DBH CHT Kota Bima.

Program Perlindungan Pekerja ini menunjukkan bahwa Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tidak hanya menyasar Pekerja Formal, tetapi juga kelompok Pekerja yang selama ini rentan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan pencari nafkah akibat kematian.

Baca Juga :  Comeback Wali Kota Bima! Buka Festival Ramadhan, Langsung Sentil Masalah Kota yang 'Kumuh dan Jorok'

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Bima, sepanjang Januari hingga Juli 2026 telah dibayarkan manfaat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada Masyarakat di Kota Bima dengan total mencapai Rp8,375 miliar.

Dari total tersebut, manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja mencapai Rp301,311 juta, Jaminan Kematian Rp839,5 juta, Jaminan Hari Tua Rp6,876 miliar, Jaminan Pensiun Rp199,873 juta, serta manfaat beasiswa sebesar Rp158,5 juta.

Besarnya manfaat yang telah dibayarkan tersebut menunjukkan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu bentuk perlindungan bagi pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko Sosial Ekonomi.

Pemerintah Kota Bima mengajak seluruh Pekerja, baik Pekerja Penerima Upah, bukan Penerima Upah, Pekerja Sektor jasa Kontruksi, maupun Pekerja Migran Indonesia, untuk mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Perluasan kepesertaan tersebut dinilai penting untuk memastikan pekerja dan keluarganya memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko Kecelakaan Kerja, Kematian, Memasuki masa Pensiun, maupun kebutuhan Perlindungan Sosial lainnya,”Pungkasnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia

Berita Terbaru