Senator Mirah Midadan Fahmid Desak Bapanas: Stop Food Waste, Selamatkan Perut Rakyat

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta- Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan nasional yang dibarengi dengan pengurangan food waste (pemborosan pangan). Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas RI) di Jakarta beberapa hari lalu.

Menurut Mirah, ketahanan pangan bukan sekadar urusan menjaga ketersediaan bahan pokok, melainkan juga memastikan distribusi dan efisiensi agar pangan tidak terbuang percuma.

“Saya mendorong integrasi prakiraan iklim, penguatan rantai dingin, dan inovasi digital untuk menekan food loss, menjaga cadangan beras, serta memastikan bantuan pangan dan intervensi gizi lebih presisi. Dengan begitu, ketahanan pangan nasional sekaligus kesejahteraan petani dan masyarakat semakin kuat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kemenkum NTB Gencarkan Pengawasan Notaris, Satgas PNBP Fidusia Segera Dibentuk

Mirah juga menilai strategi pengurangan food waste harus dijadikan agenda strategis nasional, seiring dengan semakin meningkatnya tantangan global, mulai dari krisis iklim hingga ketidakpastian rantai pasok internasional.

Dalam forum tersebut, Mirah menekankan bahwa teknologi digital, sistem logistik modern, hingga sinergi dengan daerah adalah kunci untuk mengurangi kerugian pangan (food loss) sekaligus meningkatkan efisiensi bantuan pangan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Selamat! 5.387 PPPK Paruh Waktu di Dompu Resmi Diangkat, Gaji Rp139 Ribu Muncul dari Dokumen yang Beredar

Langkah ini, menurutnya, tidak hanya menyelamatkan pangan, tetapi juga mampu menjaga harga tetap stabil, mengurangi potensi krisis pangan, dan memperkuat daya saing petani lokal.

Dengan gagasan tersebut, Mirah ingin memastikan bahwa Indonesia mampu berdiri kokoh menghadapi ancaman krisis pangan global, sekaligus menjaga keberlanjutan bagi generasi mendatang.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB