Satu Tersangka Bernyanyi, Enam Orang Tumbang: Geng Sabu Karang Taliwang Runtuh Seketika

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Mataram kembali menggulung jaringan peredaran narkotika di wilayah Karang Taliwang, Cakranegara. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (21/05/2025), petugas berhasil mengamankan dua terduga pengedar sabu berinisial BH dan RSP, serta empat orang lainnya yang diduga sebagai pengguna.

Operasi ini merupakan hasil pengembangan dari keterangan tersangka berinisial R yang telah lebih dulu diamankan. Berdasarkan informasi tersebut, Tim Opsnal bergerak cepat dan berhasil menangkap BH di pinggir Jalan Imam Bonjol, Cakranegara (TKP I).

Penyelidikan berlanjut secara berantai ke lima lokasi berbeda. Dari rumah BH di kawasan Sayang-Sayang (TKP II), petugas mengamankan seorang pria berinisial MF. Tim kemudian menggerebek sebuah kos-kosan di Karang Taliwang (TKP III) dan menangkap M. Operasi terus berlanjut ke rumah lain di wilayah yang sama (TKP IV), di mana RSP, BM, dan HA berhasil diamankan. Penggeledahan terakhir dilakukan di rumah RSP (TKP V) yang diduga kuat menjadi lokasi transaksi narkotika.

Baca Juga :  Belum Sempat Nyabu Sudah Digerebek,  Satresnarkoba Dompu Ciduk Si Rambut Pirang di Desa Matua

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:

Narkotika jenis sabu seberat 0,25 gram

Timbangan digital

Alat konsumsi sabu

Klip bening kosong

Beberapa unit handphone

Uang tunai hasil transaksi

Peralatan lain yang digunakan dalam aktivitas peredaran sabu

Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, SH., MH., menyatakan bahwa BH dan RSP diduga kuat sebagai pengedar, sementara empat orang lainnya masih diperiksa intensif untuk mendalami keterlibatan mereka.

“Kami masih mendalami peran masing-masing. Ada indikasi kuat BH dan RSP merupakan pengedar, sedangkan empat lainnya diduga pengguna. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujarnya.

Pengungkapan ini menambah deretan keberhasilan Polresta Mataram dalam menekan peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga lingkungan tetap aman dan bebas dari narkoba.

 

Berita Terkait

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi
Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak
Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Berita Terbaru