Bukan Sekadar Kecanduan, Narkoba di Bima Diduga Sengaja Diciptakan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Daerah Bima kembali diguncang skandal narkoba yang lebih mencengangkan dari sekadar peredaran barang haram. Jumlah narkoba yang beredar mungkin tidak se-fantastis kota-kota besar, tetapi dampaknya menghancurkan merusak keluarga, menyulut konflik sosial, dan melahirkan kejahatan-kejahatan lain. Namun, fakta yang lebih mengejutkan muncul: ada dugaan kuat bahwa pasar narkoba di Bima justru dikendalikan oleh oknum penegak hukum sendiri.

Akademisi Universitas Mataram (Unram), Taufan, mengungkapkan realitas yang mengerikan ini.

“Bukan soal kuantitas peredaran, tapi kualitas,” tegasnya. Saat menghadiri acara Buka puasa bersama Forum Komunikasi Mahasiswa Hukum Bima (FKMHB) Universitas Mataram. Minggu 16 Maret 2025.

Menurutnya, masalah narkoba di Bima bukan hanya sekadar banyak atau sedikitnya barang yang beredar, melainkan efek domino yang ditimbulkannya. Satu kasus narkoba bisa memicu gelombang kejahatan lain, dari pencurian, perampokan, hingga kekerasan yang merusak tatanan sosial.

Baca Juga :  Dua Orang Warga Meninggal di IGD Tanpa Perawat, Puskesmas Lopok Digugat Jadi Wajah Buruk Kesehatan Sumbawa

Narkoba Bukan Sekadar Ketergantungan, Tapi Rekayasa Pasar

Berdasarkan hasil kajian, kejahatan narkotika di Bima bukan semata-mata karena keinginan pengguna. Mereka dikondisikan. Faktor lingkungan, tekanan pergaulan, pengaruh senior, dan yang lebih mengejutkan peran para pemain besar di balik layar membentuk ekosistem peredaran narkoba yang terstruktur.

“Merekalah yang mengatur pasar biar ada pengguna. Hal ini sesuai hasil penjangkauan kasus yang dilakukan,” ungkap Taufan, dosen muda yang sering menjadi narasumber di berbagai diskusi mahasiswa dan pemuda di NTB.

Lebih ironis lagi, sambung Ia banyak pengguna dan pengedar kecil yang ditangkap, namun dalang sesungguhnya tetap tak tersentuh.

“Ada indikasi kuat bahwa sebagian barang haram ini justru masuk ke Bima dengan restu dan kendali oknum yang seharusnya memberantasnya,”cetusnya.

Baca Juga :  Kepala Dinas Perdagangan NTB Pimpin Rapat Persiapan IndoBiz Connect 2025: Ajang Promosi Dagang Terbesar di Timur Indonesia

Oknum Penegak Hukum, Sang ‘Penguasa’ Pasar Gelap?

Tudingan keterlibatan oknum penegak hukum dalam bisnis narkoba bukanlah hal baru, tetapi kali ini, suara-suara kebenaran semakin nyaring. Ada yang memastikan pasokan tetap mengalir, ada yang “mengamankan” jaringan, ada pula yang bermain di balik layar demi kepentingan tertentu.

Jika benar ada “tangan besi” yang mengatur pasar ini, maka perang melawan narkoba di Bima hanya akan menjadi drama tanpa akhir. Seolah ada skenario yang terus dimainkan: para bandar kecil dan pengguna dikorbankan, sementara aktor utama tetap nyaman di balik bayang-bayang kekuasaan.

“Tanpa keberanian untuk menindak mereka yang berkhianat, perang melawan narkoba di Bima hanya akan menjadi sandiwara yang terus berulang,” tandas Taufan dengan nada serius.

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 219 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru