RAPBD-P 2025 Molor, Maman Ngegas di Paripurna DPRD, Gubernur Iqbal Kalem: Anomali, Bro

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 04:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Polemik keterlambatan penyampaian laporan dokumen Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RKUA PPAS APBD-P) NTB 2025 akhirnya ditanggapi Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Menurutnya, kondisi yang terjadi tahun ini bukan bentuk kelalaian pemerintah daerah, melainkan akibat situasi anomali yang tak bisa dihindari.

Gubernur Iqbal menjelaskan, keterlambatan penyampaian RAPBD-P 2025 disebabkan adanya rangkaian proses pembahasan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memakan waktu cukup lama.

“Itu bukan kritikan, lebih tepatnya pengingat soal jadwal yang sudah diatur dalam undang-undang. Tapi memang tahun ini ada situasi yang anomali,” ujar Iqbal saat ditemui sejumlah wartawan, Rabu (3/9/2025) usai Rapat Paripurna DPRD NTB.

Iqbal menuturkan, pemerintah provinsi baru saja melalui proses transisi yang cukup panjang. Sejak dirinya dilantik pada Februari 2025, pembahasan RPJMD menjadi prioritas utama karena dokumen tersebut merupakan landasan strategis bagi pembangunan NTB lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD NTB Tekan BBWS Cari Solusi Adil Soal Lahan Bendungan Meninting

“Kami baru dilantik Februari, lalu fokus menyiapkan RPJMD. Pembahasan selesai di bulan Agustus dan baru disahkan, kemudian dikirim ke Kemendagri. Proses ini memakan waktu lama. Jadi, kami tidak bisa membahas RAPBD-P sebelum perda RPJMD disahkan,” jelasnya.

Saat ditanya apakah keterlambatan tersebut akan memengaruhi kualitas pembahasan RAPBD-P, Iqbal memastikan hal itu tidak berdampak.

“Iya sih, jadwal konsultasinya jadi singkat, tapi bukan berarti kualitas APBD perubahan menurun. Kualitas itu soal komitmen, bukan soal panjang-pendeknya waktu,” tegas Iqbal.

Menurutnya, baik eksekutif maupun legislatif memiliki tekad yang sama untuk menyusun APBD-P yang berkualitas, tepat sasaran, dan pro-rakyat.

“Saya yakin teman-teman legislatif dan pemerintah daerah punya komitmen kuat. Fokusnya bukan pada waktunya, tapi pada kualitas dan kebermanfaatannya,” pungkasnya.

Baca Juga :  Soal Dokumen Tender Proyek Rp19 Miliar Lenangguar-Lunyuk, PUPR NTB Ngaku Tak Berani Buka Karena ‘Rahasia’

Dalam dokumen rancangan KUA-PPAS RAPBD-P 2025 yang disampaikan, Pemprov NTB memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp6,45 triliun, naik 2,01% dari APBD murni 2025. Namun, terdapat defisit anggaran sekitar Rp6,87 miliar, yang akan ditutup melalui SiLPA dan penyesuaian pembiayaan daerah.

Polemik keterlambatan dokumen RAPBD-P sempat memanas di rapat paripurna DPRD NTB. Anggota DPRD NTB, Muhamad Aminuralah atau yang akrab disapa Aji Maman mengkritik pemerintah karena dianggap tidak patuh pada jadwal yang diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 dan PP Nomor 77 Tahun 2020. Namun, kritik itu diredam anggota Banggar dari Partai Demokrat, Abdul Rauf, yang menyebut persoalan tersebut sudah dibahas dalam rapat Badan Anggaran.

 

Berita Terkait

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya
Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan
Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Musdalub Demokrat NTB Antarkan Eks Kapolda Hadi Gunawan Jadi Ketua DPD, Ini Targetnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Evi Apita Maya Bahas Bantuan Bibit Kopi untuk Petani NTB, Hilirisasi Jadi Sorotan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Kampung Bebas Narkoba di Kota Bima Dipertanyakan, 4 Titik Digerebek, 7 Orang Diamankan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terbaru